Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Jam Operasional Tol Japek II Selatan Saat Arus Balik Lebaran

Kompas.com, 28 Maret 2026, 06:42 WIB
Dio Dananjaya,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ruas tol fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan  menjadi salah satu andalan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026.

Namun, berbeda dengan jalan tol pada umumnya, jalur ini tidak beroperasi selama 24 jam penuh dan memiliki jam operasional yang bersifat fleksibel, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, mengatakan bahwa sejak dibuka pada 19 Maret 2026, tol fungsional ini dioperasikan setiap hari dengan waktu yang tidak selalu sama.

Baca juga: Sejumlah Jalan Ditutup Akibat Kunjungan PM Malaysia, Ini Rinciannya

Kepadatan di lokasi KM 169-162 tol Cipali saat dilakukan Contra Flow, Kamis sore tadi ( Dok Astra Tol Cipali/Kompas.com)Ahya Nurdin Kepadatan di lokasi KM 169-162 tol Cipali saat dilakukan Contra Flow, Kamis sore tadi ( Dok Astra Tol Cipali/Kompas.com)

“Saat ini Tol Japek II Selatan sudah dibuka terus, dari tanggal 19 Maret sampai sekarang,” kata Charles, kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, secara umum tol ini mulai dibuka pada pagi hari dan akan ditutup menyesuaikan tingkat kepadatan kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek.

“Rata-rata dibuka mulai jam 09.00 WIB, (sampai) tergantung kondisi lalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, pada periode puncak arus balik, jam operasional bahkan diperpanjang hingga dini hari karena tingginya volume kendaraan.

Baca juga: Jadwal Moto3, Moto2 dan MotoGP Amerika, Saksikan 3 Pebalap Indonesia

Jalur fungsional tol Japek II Selatan.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Jalur fungsional tol Japek II Selatan.

“Pas H+2 dan H+3 dibuka sampai jam 2 pagi, tapi dua hari belakangan ini (H+4 dan H+5) dibuka sampai 20.00–21.00 WIB saja, karena lalu lintas di Jakarta-Cikampek lancar,” ucap Charles.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengoperasian Tol Japek II Selatan sepenuhnya bersifat situasional. Saat lalu lintas di ruas utama mulai lengang, maka jalur fungsional ini tidak lagi dibuka hingga malam hari.

Selain itu, penggunaan tol ini juga dibatasi hanya untuk kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi.

Baca juga: Diskon Pertamax Rp15.000 Masih Berlaku: Ini Syaratnya

Tol Japek II SelatanKOMPAS.COM/HILDA B ALEXANDER Tol Japek II Selatan

Meski demikian, jalur ini tetap memberikan akses strategis menuju berbagai wilayah penyangga Jakarta, seperti arah Cimanggis–Cibitung, Bogor, BSD, Serpong, hingga Jagorawi.

Pengoperasian jalur ini juga mempertimbangkan faktor keselamatan. Dalam kondisi cuaca buruk, seperti hujan deras yang dapat mengurangi jarak pandang, jalur akan ditutup sementara untuk mencegah potensi kecelakaan.

Pengendara pun diimbau untuk tetap waspada saat melintasi ruas ini. Selain menjaga kecepatan, pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas yang tersedia.

Mengingat kondisi jalan yang masih tergolong baru dan belum sepenuhnya seperti jalan tol operasional pada umumnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau