Salin Artikel

Buntut Ribut Saat Halalbihalal, Gubernur Banten Panggil Bupati dan Wakil Bupati Lebak

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Andra Soni memanggil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakilnya, Amir Hamzah, pada Selasa (31/3/2026).

Pemanggilan keduanya buntut keributan saat acara halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026).

Pantauan Kompas.com, Hasbi lebih dahulu menghadap Andra di Pendopo Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota Serang.

Hasbi kemudian keluar dari ruangan sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat ditanya awak media, Hasbi membantah pertemuannya dengan Gubernur terkait peristiwa keributan dengan Amir Hamzah.

"Enggak kok, koordinasi saja dengan Pak Gubernur, bukan (soal konflik dengan Wabup), soal pembangunan-pembangunan yang lain," ujar Hasbi sambil meninggalkan awak media menuju mobilnya.

Sebelum masuk ke dalam mobilnya, Hasbi mengaku konflik yang terjadi dengan Amir Hamzah karena menyebut mantan napi di hadapan pejabat Pemkab Lebak sudah berakhir.

"(Konflik kemarin) sudah selesai dengan Pak Wakil," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi membenarkan kedatangan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dilakukan untuk pembinaan oleh Gubernur Banten Andra Soni.

"Pak Gubernur melakukan pembinaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak karena Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Deden.

"Jadi beliau punya hak dan kewenangan untuk melakukan pembinaan kepala daerah kabupaten/kota, dipanggil hari ini," tambah Deden.

Deden menyebut baru Bupati Lebak yang datang untuk dilakukan pembinaan.

Adapun Wakil Bupati belum terlihat kedatangannya di Pendopo Gubernur Banten.

"Kalau Pak Amir sih saya belum dapat info ya, tetapi insyaallah semuanya pasti dikomunikasikan," ujar Deden.

https://regional.kompas.com/read/2026/03/31/144215078/buntut-ribut-saat-halalbihalal-gubernur-banten-panggil-bupati-dan-wakil

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com