PURWOKERTO, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyampaikan informasi terkait gangguan operasional pada KA 195 (Kamandaka) relasi Cilacap-Semarang Tawang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan, pada Jumat (27/3/2026) pukul 14.49 WIB, lokomotif KA 195 (Kamandaka) mengalami gangguan (mati lokomotif) di KM 346+3/4 petak jalan antara Purwokerto – Karangandul.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto segera melakukan penanganan dengan mengganti lokomotif yang didatangkan dari Dipo Lokomotif Purwokerto.
Baca juga: Pria Lamongan Tewas Tertabrak Kereta Saat Siapkan Pancing
Selanjutnya, pada pukul 15.42 WIB, rangkaian KA 195 berhasil ditarik menuju Stasiun Purwokerto.
"KA 195 (Kamandaka) kemudian kembali diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 16.18 WIB dengan keterlambatan 98 menit," katanya, Jumat.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api, pelanggan yang terdampak keterlambatan tersebut telah diberikan kompensasi berupa minuman ringan.
KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan perawatan sarana dapat lebih dioptimalkan guna menjaga keandalan operasional perjalanan kereta api.
Akibat gangguan tersebut juga mengakibatkan keterlambatan sejumlah kereta yaitu, KA 5 (Argo Semeru) 8 menit, KA 115 (Sawunggalih) 15 menit, dan KA 49 (Purwojaya) 7 menit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang