Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebih 100.000 Warga di Sumbar Gunakan Kereta Api Saat Lebaran, Stasiun Padang Terpadat

Kompas.com, 26 Maret 2026, 07:37 WIB
Dharma Harisa,
Vachri Rinaldy Lutfipambudi

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) mencatat lebih dari 100.000 penumpang telah menggunakan layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, jumlah penumpang yang telah diberangkatkan sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga hingga Rabu (25/3/2026) pukul 10.00 WIB sudah mencapai 106.747 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi terus meningkat seiring masa Angkutan Lebaran yang masih berlangsung hingga 1 April 2026 mendatang.

“Dari total kapasitas 171.424 tempat duduk yang disediakan, rata-rata terdapat 7.792 kursi per hari. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api, terutama pada momen libur Lebaran,” ujar Reza, Rabu.

Baca juga: Sisa Tanggal Merah 2026 Setelah Lebaran, Masih Ada Long Weekend Tahun Ini

Stasiun Padang Jadi yang Terpadat

Dari sisi pergerakan penumpang, Stasiun Padang menjadi titik terpadat baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, dengan total 29.253 orang, disusul Stasiun Pariaman 21.209 orang, Stasiun Air Tawar 8.571 orang, Stasiun Naras 7.401 orang, dan Stasiun Lubuk Alung 5.698 orang.

Sementara untuk keberangkatan, Stasiun Padang juga mendominasi dengan 28.506 penumpang.

Kemudian Stasiun Pariaman sebanyak 19.320 penumpang, Stasiun Air Tawar 10.252 penumpang, Stasiun Lubuk Alung 6.382 penumpang, dan Stasiun Naras 6.322 penumpang.

Reza mengatakan, tingginya mobilitas ini menunjukkan kereta api menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama Lebaran, terutama karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

Baca juga: Akhir Libur Lebaran, Nikmati Parade Satwa dan Interaksi Edukatif di Kebun Binatang

Untuk mendukung kemudahan pelanggan, KAI Divre II Sumbar menyediakan layanan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI.

Saat ini, pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan hingga 1 April 2026.

“Penjualan tiket dilakukan secara bertahap, yakni mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan,” katanya.

KAI Divre II Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi selama periode Lebaran.

Baca juga: Usir Stres Saat Kembali Kerja Usai Libur Lebaran, Termasuk Pagi Tanpa Gawai

“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan. Harapannya, masyarakat dapat menikmati pengalaman mudik yang lebih menyenangkan pada Lebaran tahun ini,” tutup Reza.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Ingatkan WFH Bukan Libur, Pemprov Kaltim Atur Ketat Disiplin ASN hingga Sanksi Potong TPP
Regional
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Puji Sosok Jokowi: Mantan Presiden yang Sukses Jalankan Pemerintahan
Regional
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Dubes Iran Temui Jokowi di Solo, Ini Topik yang Dibahas
Regional
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Aktivis Perempuan: Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula Langgar UU TPKS
Regional
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
BKPSDM Nunukan Belum Putuskan Nasib Oknum PPPK Pemerkosa Balita dan ASN Satpol PP Pecandu Narkoba
Regional
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
PT KAI Laporkan Warga Bandar Lampung yang Blokir Rel Kereta ke Polisi
Regional
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Grebeg Gethuk di Magelang Digelar April, Ini Rangkaian Acaranya
Regional
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Mapolres Dogiyai Diserang Sekelompok Warga, Toko Bangunan Terimbas dan Terbakar
Regional
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Salurkan 600 Paket Fidyah untuk Penyintas di Sumatera
Regional
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Kasus Mahasiswanya Diduga Dilecehkan Alumni, Unissula Klaim Sudah Damai
Regional
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
9 Jabatan Kepala Dinas Kosong di Lhokseumawe, Diisi Pelaksana Tugas
Regional
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
84.457 Kendaraan Lintasi Tol IKN Selama Libur Lebaran 2026
Regional
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Tak Pilih Mobil Listrik, Pemkot Malang Andalkan WFH dan Sepeda Demi Hemat BBM
Regional
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
ASN WFH Setiap Jumat, Gubernur Sumsel: Saya Pelajari Dulu
Regional
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Bertemu Dubes Iran untuk Indonesia di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Lebih 100.000 Warga di Sumbar Gunakan Kereta Api Saat Lebaran, Stasiun Padang Terpadat
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat