BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Sebanyak tiga kios di RT 12, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat ludes dilalap api, Senin (30/3/2026) siang.
Perlu tujuh unit kendaraan pemadam sebelum api dapat dijinakkan oleh petugas.
Muhammad Nur, salah satu pemilik kios sembako mengaku baru saja hendak beristirahat di dalam kios saat api tiba-tiba membesar dari kios di samping.
“Saya baru saja jemput anak sekolah dan mau istirahat. Tiba-tiba ada yang teriak kebakaran dan api sudah membesar, saya tidak tahu dari mana apinya,” kata pemilik kios sembako ini.
Baca juga: Kebakaran Kayu Sisa Banjir Aceh Utara Sulit Dipadamkan
Bangunan kios yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menyambar.
Nur mengaku tidak bisa banyak menyelamatkan barang-barang di dalam kios.
Akibatnya, sejumlah besar barang dagangan, termasuk satu unit mesin pompa bensin, empat lemari es, dan sebuah motor ludes dilalap api.
“Mungkin kerugian bisa sampai Rp 100 juta,” kata laki-laki 59 tahun ini.
Baca juga: BNPB Antisipasi Hadapi Bencana Kekeringan dan Kebakaran di Jatim
Korban lain, Wahid mengaku kebakaran terjadi bengkel tambal bannya sedang tutup.
Saat itu dia tengah berada di rumah untuk istirahat makan siang dan shalat dzuhur.
“Saya tahu ada kebakaran setelah mendapat telepon dari pelanggan. Dia bilang bengkel saya terbakar,” kata dia.
Mendapat kabar bengkelnya terbakar, Wahid langsung bergegas.
Sayang, saat tiba di bengkel, api sudah membesar.
Akibatnya Wahid tidak mampu menyelamatkan apapun dari dalam bengkel.
“Seluruh peralatan dan ban habis terbakar, termasuk kompresor. Kerugian mungkin sampai Rp 50 juta,” ungkap dia.