Peristiwa ini terjadi di Perumahan Kebonsari Indah, Lingkungan Sumber Pakem, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, ketika seorang warga bernama Ida Nurdiana (56) tanpa sengaja menemukan granat nanas dan satu butir peluru kaliber 12 mm.
Kapolsek Sumbersari, AKP Heri Supadmo menjelaskan bahwa benda berbahaya tersebut ditemukan saat Ida membersihkan lemari kayu yang baru dikirim dari ibunya di Situbondo.
Baca juga: Granat dengan Pin Masih Terpasang Ditemukan di Tumpukan Sampah Pantai, Nyaris Terinjak Nelayan
Lemari itu diketahui milik ayah Ida yang merupakan mantan anggota Brimob yang pernah bertugas di Kompi Tenggarang Bondowoso sebelum dimutasi ke Polres Situbondo, hingga pensiun pada 1987 dan meninggal dunia pada 2021.
“Almari tersebut merupakan milik bapak dari Ida yang merupakan purnawirawan Polri Polres Situbondo,” terangnya, Rabu (18/3/2026).
Penemuan bermula pada Selasa pagi sekitar pukul 09.20 WIB saat Ida membuka laci bagian atas lemari untuk membersihkannya dan berencana menggunakan lemari tersebut untuk menyimpan pakaian ibunya.
“Karena Ida hendak merawat ibunya yang sudah sepuh,” ujar dia.
Baca juga: Penemuan Granat Berusia Seabad Warisan Inggris di Pantai Bangka Barat, 2 Warga Dapat Piagam
Di dalam laci itulah Ida menemukan granat nanas bersama satu butir amunisi yang diduga masih aktif.
Ida, kata dia, lantas menghubungi suaminya, Sukadi, yang merupakan seorang purnawirawan TNI.
Setelah memastikan potensi bahaya, Sukadi langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sumbersari untuk penanganan lebih lanjut.
“Akhirnya suaminya melapor ke Polsek Sumbersari,” tutur Heri.
Petugas kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Unit Jibom Komposit Gegana Bondowoso.
Sekira pukul 11.30 WIB mereka tiba di Jember untuk melakukan evakuasi dan sterilisasi area.
Granat tersebut selanjutnya diledakkan melalui proses disposal (disposak) di lahan kosong di Jalan KH M Yasin, Lingkungan Sumberejo, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, pada pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Tukang Bangunan Temukan Ratusan Peluru dan 2 Granat di Kota Jayapura
Meski tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun temuan tersebut menjadi pengingat serius akan potensi bahaya dari benda-benda peninggalan lama yang belum teridentifikasi, terutama yang berkaitan dengan perlengkapan militer.
Polisi memastikan bahwa bahan peledak tersebut telah berhasil dimusnahkan, sehingga masyarakat Jember tak perlu lagi khawatir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang