HP Berkamera 200 MP Menjamur, Ini "Jurus" Realme 16 Series untuk Tetap Bersaing

Kompas.com, 25 Februari 2026, 13:32 WIB
Soffya Ranti,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

SHENZHEN, KOMPAS.com – Smartphone mid-range dengan resolusi kamera utama 200 MP kini semakin banyak beredar di pasaran, termasuk di Indonesia. Misalnya saja Xiaomi Redmi Note 15 Pro, Samsung Galaxy S25 Ultra, atau Oppo Reno 15 Pro.

Realme pun tak mau kalah. Perusahaan asal China ini juga bersiap merilis Realme 16 Series, di mana salah satu fitur andalannya adalah kamera 200 MP.

Lantas, bagaimana siasat Realme untuk bersaing di kolam yang sama dengan para kompetitornya?

Krisva Angnieszca, PR Lead Realme Indonesia mengatakan, mereka tidak hanya akan mengandalkan kemampuan fotografi secara hardware saja, tapi juga teknologi komputasi fotografi.

Baca juga: Teknologi Kamera LumaColor Image Siap Debut di Realme 16 Series 5G

Salah satunya lewat teknologi LumaColor Image yang diumumkan tahun lalu.
Teknologi ini dipastikan akan debut di Realme 16 Series.

"LumaColor Image memastikan setiap foto tidak hanya tajam tapi juga ekspresif secara emosional dan otentik secara visual," jelas Krisva.

LumaColor menonjolkan beberapa kemampuan. Pertama, optimalisasi warna kulit dirancang agar tetap akurat di berbagai kondisi pencahayaan tanpa efek pemrosesan berlebihan.

Fitur ini menyasar pengguna yang menginginkan hasil potret natural, bukan sekadar tampilan yang terlalu halus atau seragam.

Jurnalis KOMPAS.com, Soffya Ranti yang berkesempatan mengunjungi lab LumaColor di Shenzhen, China, juga sempat menjajal kemampuan teknologi ini di LumaColor di Realme 16 Pro Plus 5G.

Menurut kami, hasil fotonya memang cukup natural. Misalnya di foto berikut, wajah model tampak jelas, namun tetap memperlihatkan keasliannya. Jika diperhatikan, freckles pada wajah model masih tampak.

Potret subjek half body dan close up dengan mode 3,5x zoom di Talent ParkKompas.com/soffyaranti Potret subjek half body dan close up dengan mode 3,5x zoom di Talent Park
Kemampuan LumaColor kedua adalah fitur Optical Bokeh Fusion yang menghadirkan pemisahan subjek dan latar yang lebih alami. Ini menjadi salah satu fitur andalan Realme 16 Series.

Baca juga: Melihat Langsung Lab LumaColor di Shenzhen, Teknologi Kamera HP Realme Terbaru

Efek blur dibuat lebih halus dengan kedalaman yang realistis, sehingga foto potret tampak lebih profesional dan berdimensi. Hasilnya bisa dilihat dari foto berikut.

Potret subjek dengan mode 3,5x zoom di Talent ParkKompas.com/soffyaranti Potret subjek dengan mode 3,5x zoom di Talent Park

Terakhir adalah teknologi rekonstruksi cahaya dan bayangan membantu mengurangi efek wajah berkabut saat pemotretan dengan cahaya dari belakang (backlight), serta mencegah area bayangan terlihat terlalu gelap.

Dalam kondisi minim cahaya, sistem akan mengoptimalkan sumber cahaya, memperbaiki warna, serta memperhalus transisi antara area terang dan gelap agar hasil foto tetap seimbang.

Baca juga: Cobain Foto Night Mode Realme 16 Pro Plus 5G yang Belum Rilis, Begini Hasilnya

Bocoran spesifikasi Realme 16 Series 5G

Realme mengumumkan akan merlis Realme 16 Series akan meluncur di Indonesia 10 Maret 2026.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau