JAKARTA, KOMPAS.com - Selain merilis lini ponsel flagship terbarunya, Xiaomi turut menghadirkan dua perangkat AIoT anyar, yaitu Xiaomi Watch 5 dan Redmi Buds 8 Pro, ke Indonesia, Selasa (3/3/2026).
Menurut Xiaomi Ecosystem Product Marketing, Karin A. Amalia, perangkat AIoT terbaru Xiaomi ini dirancang untuk memudahkan aktivitas pengguna sehari-hari dengan pengalaman yang lebih praktis dan efisien.
Baik Xiaomi Watch 5 maupun Redmi Buds 8 Pro, keduanya ditujukan untuk menunjang gaya hidup modern dengan konektivitas yang terintegrasi dalam ekosistem Xiaomi, mulai dari produktivitas hingga hiburan.
Baca juga: HP Flagship Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra Resmi di Indonesia, Ini Harganya
"Xiaomi Watch 5 adalah smartwatch flagship yang mengandalkan desain elegan dengan fitur cerdas dan fungsi. Sementara Redmi Buds 8, earbuds ini menghadirkan pengalaman commuting yang lebih imersif dan nyaman setiap hari," ujar Karin, di panggung peluncuran.
Xiaomi Watch 5 mendukung one-tap health check, yaitu analisis aktivitas olahraga yang dijalani pengguna, serta rekaman aktivitas outdoor secara presisi yang didukung dual-band GNSS untuk offline maps. Xiaomi Watch 5 diposisikan sebagai smartwatch flagship yang mengandalkan desain premium dan dukungan sistem operasi Wear OS terbaru (Wear OS 6).
Sistem ini memungkinkan integrasi langsung dengan berbagai layanan Google, seperti Google Maps, Google Calendar, Google Play, hingga Google Wallet untuk pembayar contactless.
Karin mengeklaim, Xiaomi Watch 5 merupakan smartwatch pertama Xiaomi yang dibekali asisten kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Google Gemini.
Baca juga: Xiaomi Pamer Hypercar Futuristik Khusus untuk Game Gran Turismo
Dengan dukungan asisten tersebut, pengguna dapat memberikan beberapa perintah sekaligus dalam satu kalimat, misalnya, membuat pengingat, mencatat daftar belanja, atau menanyakan informasi tertentu tanpa perlu membuka aplikasi satu per satu.
Dari sisi desain, Xiaomi Watch 5 mengusung rangka stainless steel dengan lapisan saphire glass di bagian depan dan belakang. Layarnya berukuran 1,54 inci dengan bezel tipis.
Salah satu peningkatan terbesar ada pada sistem kontrol berbasis gestur. Xiaomi menyematkan sensor EMG (electromyography) yang dipadukan dengan IMU dan PPG.
Xiaomi Watch 5 mengusung rangka stainless steel dengan lapisan saphire glass di bagian depan dan belakang.Sensor ini bekerja dengan membaca sinyal listrik dari otot saat jari atau tangan digerakkan, lalu menerjemahkannya menjadi perintah.
Artinya, pengguna bisa menjawab atau menolak panggilan, mematikan alarm, mengontrol pengambilan foto pada HP, hanya dengan melakukan gerakan sederhana seperti pinch atau menjentikkan jari.
Di sektor kebugaran, Xiaomi Watch 5 mendukung one-tap health check, yaitu analisis aktivitas olahraga yang dijalani pengguna, serta rekaman aktivitas outdoor secara presisi yang didukung dual-band GNSS untuk offline maps.
Baca juga: Chip Snapdragon Wear Elite Resmi, Debut di Smartwatch Samsung
Soal daya, Xiaomi Watch 5 dibekali baterai 930 mAh dengan teknologi Surge Battery dan arsitektur dual-chip (Snapdragon W5 Gen 1 dan co-processor hemat daya).