KOMPAS.com - Platform pesan instan WhatsApp meluncurkan akun WA khusus anak. Akun ini nantinya akan dikelola orang tua.
Akun ini ditujukan bagi pengguna usia 10 sampai 12 tahun agar dapat menggunakan WhatsApp dengan pengawasan khusus dari orang tua atau wali.
WhatsApp menjelaskan, akun ini dirancang dengan kendali baru untuk membatasi aktivitas anak saat menggunakan aplikasi, termasuk ketika berkirim pesan maupun melakukan panggilan.
"Dengan masukan dari keluarga dan para ahli, kami meluncurkan akun baru yang dikelola orang tua yang memungkinkan orang tua atau wali menyiapkan WhatsApp untuk anak-anak berusia 10-12 tahun," ungkap pihak WhatsApp dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Layanan WhatsApp Plus Disiapkan, Ini Fitur yang Tak Ada di WA Biasa
Orang tua nantinya dapat mengontrol dengan menentukan siapa saja yang diperbolehkan menghubungi akun WhatsApp anak mereka.
Apabila ada permintaan pesan dari kontak yang tidak dikenal, orang tua juga bisa meninjau permintaan tersebut dan mengelola pengaturan privasi akun si anak.
Selain itu, orang tua mengatur grup mana saja yang boleh diikuti anak, sehingga aktivitas komunikasi mereka di aplikasi dapat lebih terkontrol.
Adapun untuk memulai menggunakan akun ini, orang tua perlu menyiapkan ponsel milik anak serta perangkat milik mereka sendiri untuk menautkan akun tersebut.
Nantinya setelah ditautkan, seluruh pengaturan pengawasan dapat dikelola langsung oleh orang tua atau wali lewat ponsel mereka.
Meski berada di bawah pengawasan orang tua, WhatsApp menegaskan bahwa seluruh percakapan tetap dilindungi oleh sistem enkripsi end-to-end dan PIN, sehingga isi pesan maupun panggilan tidak dapat diakses pihak lain, termasuk WhatsApp sendiri.Artinya, isi pesan maupun panggilan yang ada di akun anak tidak dapat diakses, dilihat, atau didengarkan oleh pihak lain, termasuk WhatsApp sendiri.
WhatsApp juga menyebut pengaturan pengawasan orang tua pada akun ini dilindungi oleh pin khusus, sehingga hanya orang tua atau wali yang dapat mengubah peraturan tersebut.
Baca juga: Bug WhatsApp Ini Bikin Pengguna Bisa Diserang Cuma Karena Masuk Grup WA
Fitur akun yang dikelola oleh orang tua ini dikembangkan sebagai respons atas masukan dari para keluarga dan para ahli yang menginginkan pengalaman berkirim pesan yang lebih aman bagi anak-anak.
WhatsApp juga mengatakan bahwa akun anak yang dikelola orang tua ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Seiring dengan peluncuran tersebut, perusahaan membuka ruang masukan dari pengguna agar jenis akun baru ini dapat terus dikembangkan oleh WhatsApp secara optimal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang