Perusahaan Pembuat Jira dan Trello PHK 1.600 Karyawan demi Investasi AI

Kompas.com, 15 Maret 2026, 19:03 WIB
Bill Clinten,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber Atlassian

KOMPAS.com – Perusahaan perangkat lunak asal Australia, Atlassian, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 10 persen dari total karyawannya atau sekitar 1.600 orang.

Atlassian merupakan pembuat sejumlah platform kolaborasi kerja popule, seperti Jira, Confluence, hingga Trello

Pengumuman PHK alias layoff ini disampaikan langsung oleh CEO Atlassian, Mike Cannon-Brookes di blog resmi Atlassian.

Mike mengatakan keputusan PHK ini merupakan bagian dari restrukturisasi perusahaan untuk meningkatkan investasi di bidang kecerdasan buatan (AI) serta memperkuat bisnis penjualan ke segmen perusahaan (enterprise).

"Langkah ini juga dengan berat hati harus kami lakukan untuk memperbaiki profil keuangan perusahaan, sekaligus menyesuaikan strategi kerja supaya bisa lebih cepat dan efisien di era AI," jelas Mike. 

Baca juga: Oracle PHK Karyawan dan Tunda Rekrutmen, gara-gara Otomatisasi AI

Mike melanjutkan, langkah ini tidak ada hubungannya dengan AI yang sepenuhnya bisa menggantikan pekerjaan manusia yang terdampak PHK.

Namun di sisi lain, ia tak menampik bahwa AI sejatinya telah mengubah alur pekerjaan dan kebutuhan keterampilan tenaga kerja, serta jumlah posisi yang diperlukan di beberapa bidang.

Oleh karena itu, Mike menyebut perlu adanya restrukturisasi supaya perusahaan bisa beradaptasi dengan AI secara efisien dan cepat di masa depan.

Wilayah yang terdampak PHK

Mike menjelaskan bahwa dari 1.600 karyawan terdampak, mayoritas bekerja di Amerika Utara.

Secara rinci, sekitar 40 persen karyawan yang terkena dampak berada di wilayah tersebut, diikuti Australia sekitar 30 persen, serta India sekitar 16 persen.

Selain di Amerika Utara, pemangkasan karyawan dalam jumlah lebih kecil juga akan terjadi di wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, Jepang, dan Filipina.

Karyawan yang terdampak PHK ini akan mendapatkan e-mail dari perusahaan terkait proses selanjutnya, termasuk pembayaran hak-hak mereka sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku di negaranya masing-masing. 

Baca juga: Amazon PHK Ratusan Karyawan Divisi Robotik

Kabarnya, Atlassian sudah menyiapkan biaya restrukturisasi kurang lebih 230 juta dollar AS (sekitar Rp 3,8 triliun). Biaya ini mencakup pesangon karyawan dan pengurangan ruangan kantor. 

Adapun restrukturisasi perusahaan ditargetkan akan rampung secara substansial pada kuartal keempat tahun ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Atlassian.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau