Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hutan Kota GBK, Wisata Ruang Terbuka Hijau Gratis di Tengah Jakarta

Kompas.com, 8 Juni 2025, 11:11 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Bagi warga Jakarta yang ingin melepas penat tanpa harus keluar kota atau mengeluarkan biaya besar, Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) bisa menjadi pilihan yang menarik.

Terletak di jantung Jakarta Pusat, ruang terbuka hijau ini menawarkan suasana asri dan nyaman yang cocok untuk bersantai, berolahraga ringan, hingga piknik bersama keluarga atau teman terdekat.

Wisatawan bisa duduk santai di atas rumput hijau dan di bawah pohon sambil menyaksikan barisan gedung-gedung tinggi Jakarta.

Baca juga: Taman Kota GBK, Alternatif Lokasi Piknik Gratis selain Hutan Kota GBK

Cara ke Hutan Kota GBK naik transportasi umum

Salah satu daya tarik utama Hutan Kota GBK adalah tidak dikenakannya tarif masuk alias gratis.

Lokasinya yang strategis membuat tempat ini mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum.

  • MRT: Turun di Stasiun Istora Mandiri, lanjut jalan kaki ke Pintu 6 GBK dan berjalan sekitar 300 meter.
  • KRL Commuter Line: Turun di Stasiun Palmerah, lanjut naik transportasi daring selama kurang lebih 10 menit (jarak sekitar 3,5 km).
  • TransJakarta: Turun di Halte Gelora Bung Karno atau Halte GBK, lanjut berjalan kaki ke Pintu 5 GBK, kemudian jalan kaki sekitar 15 menit.
  • LRT: Turun di Stasiun Dukuh Atas, lanjut naik TransJakarta dan turun di Halte Polda Metro Jaya, kemudian berjalan kaki ke lokasi.

Baca juga: 7 Hotel di Jakarta dengan Tarif Termahal, Capai Rp 235 Juta per Malam

Jam buka Hutan Kota GBK

Hutan Kota GBK beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu, dengan dua sesi kunjungan:

  • Pagi: 06.00 – 10.00 WIB
  • Sore: 15.00 – 18.00 WIB

Pengunjung disarankan menyesuaikan waktu kunjungan dengan jadwal ini, karena area akan ditutup di luar jam operasional.

Aktivitas di Hutan Kota GBK

Ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Hutan Kota GBK:

Piknik santai

Hamparan rumput luas dengan pepohonan rindang membuat tempat ini ideal untuk piknik. Pengunjung diperbolehkan membawa tikar dan makanan ringan dari rumah.

Taman GBK, lokasi alternatif buat piknik selain Hutan Kota GBK, Jakarta PusatKompas.com/Wasti Samaria Simangunsong Taman GBK, lokasi alternatif buat piknik selain Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat

Namun, jika datang dalam rombongan lebih dari 20 orang, diperlukan izin khusus dari pengelola.

Healing murah meriah

Suasana tenang dan sejuk di Hutan Kota sangat cocok untuk relaksasi atau "healing". Cukup duduk di bangku taman sambil menikmati camilan atau membaca buku favorit, kamu sudah bisa menikmati waktu berkualitas tanpa biaya.

Jogging dan olahraga

Tersedia jogging track khusus yang dirancang nyaman bagi para pelari. Waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi atau sore hari, sesuai jam buka area.

Baca juga: 4 Ide Aktivitas Wisata di Jakarta untuk Long Weekend, Ada yang Gratis

Berburu foto estetis

Kombinasi hijau pepohonan dan latar gedung pencakar langit menjadikan Hutan Kota GBK sebagai spot favorit untuk mengambil foto Instagramable.

Namun, penggunaan lighting, drone, microphone, atau tripod memerlukan izin resmi terlebih dahulu.

Fasilitas pendukung di Hutan Kota GBK

Pengelola Hutan Kota GBK menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung:

Jogging track di hutan kota yang berada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.Dok.KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Jogging track di hutan kota yang berada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

  • Bangku taman di berbagai titik
  • Toilet umum dan ruang ganti
  • Food court dan kios makanan ringan di depan pintu masuk
  • Area piknik yang bisa dimanfaatkan dengan bebas

Peraturan di Hutan Kota GBK

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, pengunjung diwajibkan mematuhi beberapa aturan berikut:

  • Dilarang membawa hewan peliharaan
  • Dilarang merokok atau menggunakan vape
  • Dilarang membawa kendaraan beroda seperti sepeda, skateboard, dan sepatu roda (kecuali stroller dan kursi roda)
  • Dilarang membawa alkohol, narkoba, atau senjata tajam
  • Dilarang melakukan aktivitas jual beli tanpa izin
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau