Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Festival Cap Go Meh 2026 di Indonesia, Bogor Street Festival hingga Grebeg Sudiro Solo

Kompas.com, 25 Februari 2026, 12:00 WIB
Krisda Tiofani,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tinggal menghitung hari, masyarakat keturunan China akan merayakan Cap Go Meh 2026.

Cap Go Meh jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026 alias hari ke-15 pada Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Mengingat Cap Go Meh bukan termasuk hari libur nasional, kamu bisa meramaikan festival Cap Go Meh 2026 di kota masing-masing maupun.

Perayaan Cap Go Meh bisa dirasakan di tempat di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bogor, Semarang, hingga Singkawang.

Acara Cap Go Meh 2026 akan diisi dengan pertunjukan barongsai, pelepasan lampion, hingga berbagai tradisi budaya yang penuh makna.

Selengkapnya, simak daftar destinasi seru untuk merayakan Cap Go Meh 2026, seperti dilansir Kementerian Pariwisata.

Baca juga: Kapan Cap Go Meh 2026? Ini Jadwal dan Tradisi Cap Go Meh di Indonesia

Daftar festival Cap Go Meh 2026 di Indonesia

1. Festival Cap Go Meh 2026 di Jakarta 

Ada banyak lokasi perayaan Cap Go Meh 2026 di Jakarta. Mulai dari kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Petak Sembilan Glodok, Pecenongan, dan Taman Budaya Tionghoa di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Perayaan Cap Go Meh di Glodok akan menampilkan berbagai pertunjukan budaya China, termasuk atraksi naga, dan barongsai.

Sementara di Pantjoran PIK, pengunjung dapat menikmati atraksi barongsai, liong UV, atau tarian naga dengan lampu ultraviolet, serta live music.

Baca juga: Cap Go Meh 2026 Tanggal 3 Maret, Apakah Libur Nasional?

2. Bogor Street Festival

Perayaan Cap Go Meh 2026 di Bogor akan digelar meriah di sepanjang Jalan Suryakencana pada 3 Maret 2026.

Menariknya, perayaan Cap Go Meh kali diadakan tepat pada momen bulan Ramadhan sehingga jadi momentum baik untuk memperkuat toleransi dan kerukunan dalam satu event di Kota Bogor.

Itu sebabntam akan ada penyesuaian waktu penyelenggaraan Bogor Street Festival karena bertepatan dengan bulan puasa.

Pawai budaya direncanakan berlangsung pada malam hari, setelah salat tarawih, sehingga masyarakat tetap bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa kehilangan kesempatan menikmati festival budaya.

Rute pawai budaya akan dimulai dari Vihara Dhanagun (Hok Tek Bio), menyusuri Jalan Suryakencana, mengitari kawasan Gang Aut, lalu kembali melalui Jalan Roda. Jalan ini rencananya akan ditutup mulai sore hari.

Baca juga: Ada Festival Cap Go Meh 1-3 Maret 2026 di Bogor, Jalan Suryakencana Ditutup

3. Pasar Imlek Semawis di Semarang

Festival Cap Go Meh di Semarang akan berlangsung di Pasar Imlek Semawis. Pasar Imlek Semawis menawarkan keragaman kuliner serta kriya bernuansa Imlek, selain itu juga pasar malam ini menyuguhkan berbagai kesenian China.

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau