Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasar Beringharjo Yogyakarta, Pusat Belanja dan Oleh-oleh yang Dikunjungi Menkeu Purbaya

Kompas.com, 19 Maret 2026, 07:17 WIB
Ella Triana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mencuri perhatian usai kunjungan dinas yang ia lakukan ke Yogyakarta pada Selasa (17/3/2026). Pada kunjungannya ia mendatangi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Yogyakarta yakni Teras Malioboro 1 dan Pasar Beringharjo.

Didampingi Gubernur Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono; Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo serta jajaran sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Purbaya meninjau sejumlah tenant dan berbelanja kaos khas Jogja serta baju lurik.

Pada momen tersebut, tampak keakraban terlihat saat Sri Sultan turun tangan langsung membantu Purbaya ketika mencoba pakaian lurik tersebut.

Bersama awak media, Purbaya juga berseloroh terkait pilihan warna baju yang sempat disindir warganet dan memutuskan memilih warna baju yang berbeda dari batik yang biasa ia kenakan.

Kunjungan Purbaya ke Pasar Beringharjo membuat sebagian orang penasaran tentang sejarah, daya tarik hingga lokasi Pasar Beringharjo. 

Baca juga: Menkeu Purbaya Sambangi Teras Malioboro dan Pasar Beringharjo, Belanja Batik Rp 10 Juta

Mengenal Pasar Beringharjo

Menkeu Purbaya saat kunjungan ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta Sempatkan belanja batik, Selasa (17/3/2026)Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Menkeu Purbaya saat kunjungan ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta Sempatkan belanja batik, Selasa (17/3/2026)

Pasar Beringharjo menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Yogyakarta. Berlokasi di ujung selatan Jalan Malioboro, pasar ini kerap jadi tempat berburu oleh-oleh, mulai dari batik hingga aneka kuliner khas.

Letaknya yang strategis di pusat kota, dekat dengan kawasan wisata seperti Benteng Vredeburg, membuat Pasar Beringharjo selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik untuk berbelanja maupun sekadar menjelajah suasana pasar tradisional yang hidup.

Di balik keramaiannya, Pasar Beringharjo menyimpan sejarah panjang. Dahulu, kawasan ini merupakan hutan beringin yang kemudian berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi sejak berdirinya Kesultanan Yogyakarta.

Nama “Beringharjo” sendiri diberikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada 1929, dengan harapan pasar ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Kini, selain dikenal sebagai pusat batik, pasar ini juga menawarkan beragam kuliner tradisional, mulai dari pecel kembang turi, gado-gado, hingga jajanan khas seperti bakpia dan geplak yang bisa dinikmati langsung di dalam maupun di sekitar area pasar.

Baca juga: Kunjungi Beringharjo Yogyakarta, Purbaya Nilai Pasar Tradisional Ramai dan Daya Beli Baik

Lokasi dan rute Pasar Beringharjo

Pembeli saat memeilih gamis di pasar Beringharjo, Rabu (4/3/2026)Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Pembeli saat memeilih gamis di pasar Beringharjo, Rabu (4/3/2026)

Untuk sampai ke Pasar Beringharjo yang berlokas Jl. Margomulyo no 16, Gondomanan, kamu bisa menggunakan dua rute. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota membuat pasar Beringharjo mudah dijangkau.

Jika kamu turun dari arah stasiun Tugu, kamu bisa berjalan kaki, naik ojek online atau bus trans Jogja menuju pasar Beringharjo sejauh 1,3 km melewati rute Jalan Malioboro.

Apabila naik mengendarai mobil atau motor, kamu cukup menyesuaikan google maps sesuai dengan rute perjalanan maps.

Baca juga: Dari Gamis ‘Bini Orang’ hingga Gamis ‘Sultan’, Tren Unik Baju Lebaran di Pasar Beringharjo

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau