KUTOARJO, KOMPAS.com — Lonjakan penumpang arus balik Lebaran 2026 di Stasiun Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menunjukkan angka signifikan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat, sebanyak 64.153 tiket telah terjual untuk keberangkatan awal dari stasiun tersebut selama periode Angkutan Lebaran, yakni 11 Maret hingga 1 April 2026.
Data tersebut dihimpun hingga Rabu (25/3/2026) pagi, dengan puncak arus balik terjadi pada Senin (23/3/2026). Dalam satu hari, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo mencapai 6.539 orang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan tingginya angka tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, terutama dari wilayah selatan Jawa Tengah.
“Kami melihat antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta api pada arus balik cukup tinggi, khususnya dari Stasiun Kutoarjo yang menjadi salah satu titik keberangkatan utama di wilayah Daop 5,” ujar As’ad melalui sambungan telepon.
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Tiket Kereta di Kutoarjo Laris, Penumpang Dapat WiFi Gratis
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan sekaligus memberikan kemudahan bagi pelanggan, KAI menghadirkan promo bertajuk “Silaturahmi” berupa diskon tiket sebesar 20 persen untuk kelas eksekutif.
Promo ini berlaku untuk pembelian tiket pada 25 Maret hingga 1 April 2026, dengan periode keberangkatan pada tanggal yang sama. Diskon dapat diperoleh melalui seluruh kanal penjualan resmi, termasuk aplikasi Access by KAI.
Namun, As’ad menegaskan bahwa potongan harga tersebut tidak berlaku untuk seluruh jenis layanan. Kereta dengan fasilitas premium seperti Suite Class Compartment, Luxury, Priority, Imperial, Panoramic, dan kereta wisata tidak termasuk dalam program ini.
Selain itu, tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan promo lain maupun tarif reduksi. Meski demikian, tiket yang dibeli tetap dapat dibatalkan atau dijadwal ulang sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah tingginya volume penumpang, KAI mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Calon penumpang disarankan tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi antrean maupun potensi keterlambatan.
KAI juga mendorong pemanfaatan teknologi guna mempercepat proses boarding. Di Stasiun Kutoarjo, pelanggan sudah dapat menggunakan fasilitas Face Recognition yang memungkinkan proses naik kereta menjadi lebih praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik.
“Dengan tingginya arus balik ini, kami terus berupaya menjaga kualitas layanan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata As’ad.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon yang tersedia selama periode arus balik Lebaran ini, sehingga perjalanan menjadi lebih hemat tanpa mengurangi kenyamanan.
"Dengan tingginya angka keberangkatan dari Stasiun Kutoarjo, KAI optimistis moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, terutama pada momentum libur panjang seperti Lebaran," tutupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang