Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Promo Tiket Kereta Api Lebaran 2026, Jakarta-Yogyakarta Mulai Rp 500.000

Kompas.com, Diperbarui 29/03/2026, 14:27 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menawarkan promo tiket kereta api Lebaran 2026, berupa potongan harga 20 persen untuk tiket kereta api kelas Eksekutif.

Promo ini berlaku selama periode pemesanan mulai 25 Maret hingga 1 April 2026.

“Promo ini kami hadirkan untuk keberangkatan periode 25 Maret hingga 1 April 2026 agar masyarakat dapat merasakan perjalanan naik kereta api yang lebih terjangkau tanpa mengurangi aspek kenyamanan dan pelayanan,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam siaran resmi, dikutip Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Kereta Wisata Gunung Fuji Khusus Turis Mulai Beroperasi, Tertarik Coba?

Lebih lanjut disampaikan, promo ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik maupun silaturahmi, dengan harga yang lebih ekonomis.

Melalui program ini, sambungnya, pelanggan dapat menikmati tarif yang lebih bersahabat untuk sejumlah rute favorit.

Daftar promo tiket kereta api

Beberapa promo tiket kereta api kelas eksekutif yang ditawarkan seperti:

  • Tiket kereta api relasi Jakarta - Yogyakarta mulai dari Rp 500.000-an
  • Tiket kereta api relasi Jakarta- Surabaya mulai dari Rp 600.000-an
  • Tiket kereta api relasi Jakarta - Semarang mulai dari Rp 400.000-an untuk kelas eksekutif.

Kata Franoto, di tengah tingginya minat masyarakat, KAI Daop 1 Jakarta memastikan ketersediaan tempat duduk masih mencukupi.

Untuk periode 27 Maret hingga 1 April 2026, tersedia sekitar 100.000 kursi kereta api kelas eksekutif dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Ilustrasi kereta api di Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/DOK PT KAI DAOP 5 PURWOKERTO Ilustrasi kereta api di Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, sambungnya, tiket promo yang sudah terjual tercatat sebanyak 20.314 tiket.

KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi agar dapat memanfaatkan promo sebelum kuota habis.

Franoto juga mengatakan, pergerakan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta juga menunjukkan tren yang tinggi.

Pada Jumat (27/3/2026) hingga pukul 15.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh mencapai 32.700 orang, sementara jumlah kedatangan tercatat sebanyak 52.587 orang.

Baca juga: Promo Tiket Kereta Api Lebaran 2026, Relasi Malang-Yogyakarta Mulai Rp 445.000

Secara kumulatif, sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 27 Maret 2026, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat telah mencapai 778.173 orang.

Adapun total tiket kereta api jarak jauh yang telah terjual untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 895.617 tiket, dari kapasitas yang disediakan sebanyak 1.083.623 tempat duduk.

"Melalui berbagai program yang dihadirkan, KAI berharap dapat terus mendukung mobilitas masyarakat selama momen Lebaran dengan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan semakin terjangkau," kata Franoto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau