KOMPAS.com – Bayangkan Anda sedang menaiki kapal pesiar yang terasa seperti taman hiburan terapung. Itulah kesan pertama saat memasuki Disney Adventure, kapal pesiar terbaru milik Disney Cruise Line (DCL) yang mulai berlayar dari Singapura pada Maret 2026.
Setelah pengembangan selama tiga tahun, kapal tersebut akhirnya siap menyambut penumpang.
Berkapasitas hingga 6.700 orang, Disney Adventure menghadirkan lebih dari 20 pilihan tempat makan, delapan pertunjukan langsung, wahana roller coaster, hingga pertunjukan kembang api di tengah laut.
Berbeda dari sebagian besar kapal pesiar yang menawarkan rute singgah di beberapa pelabuhan, Disney Adventure dirancang sebagai destinasi wisata itu sendiri. Artinya, sepanjang perjalanan, kapal ini tidak akan berhenti di pelabuhan lain.
Konsep tersebut menjadikan seluruh pengalaman liburan berpusat di atas kapal, mulai dari hiburan, kuliner, hingga atraksi bertema Disney dan Marvel.
Baca juga: Robert Downey Jr Resmikan Disney Adventure, Kapal Pesiar Disney Pertama di Asia
Groot Galaxy Spin di Marvel Landing di atas kapal pesiar Disney Adventure. Sebagai informasi, kapal pesiar ini tiba di Singapura pada Senin (3/3/2026) dan diresmikan sehari kemudian oleh aktor Robert Downey Jr. Pelayaran publik pertamanya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/3/2026).
Menjelang pelayaran perdana, sejumlah jurnalis, termasuk dari The Straits Times, mendapat kesempatan mengikuti perjalanan pratinjau selama empat malam untuk melihat langsung berbagai fasilitas yang ditawarkan.
Disney Adventure juga dirancang khusus dengan mempertimbangkan selera pasar Asia. Hal ini terlihat dari pilihan kuliner, elemen desain, hingga ragam hiburan yang tersedia di kapal.
Menu Asia, seperti kebab, kari, dan berbagai hidangan mi tersedia di banyak restoran.
Sementara itu, beberapa elemen dekorasi menampilkan sentuhan lokal Singapura, termasuk motif bunga nasional Vanda Miss Joaquim yang dipadukan dengan karakter Disney di bagian buritan kapal.
Chief Creative Officer Walt Disney Imagineering Bruce Vaughn mengatakan, desain kapal Disney Adventure terinspirasi dari romantisme perjalanan laut pada era 1930-an.
Para tamu di zona arcade dalam ruangan San Fransokyo Street, yang terinspirasi dari Big Hero 6. “Palet warna yang elegan, jendela bundar, cerobong kapal, hingga bentuk haluan dirancang untuk menghadirkan nuansa romantis dari perjalanan laut klasik,” ujar Vaughn.
Salah satu area paling mencolok di kapal tersebut adalah Marvel Landing yang berada di dek atas. Zona terbuka ini dipenuhi dekorasi karakter dari Marvel Cinematic Universe (MCU) yang terpampang di dinding-dinding tinggi.
Area tersebut menghadirkan tiga wahana utama, yaitu Pym Quantum Racers, Groot Galaxy Spin, dan Ironcycle Test Run.
Pym Quantum Racers merupakan wahana mobil tabrak bertema dunia Marvel. Sementara, Groot Galaxy Spin membawa penumpang menaiki pesawat luar angkasa mini yang berputar di sekitar tiang pusat dan dapat bergerak naik turun.
Namun, daya tarik terbesar di area ini adalah Ironcycle Test Run. Wahana ini merupakan roller coaster terpanjang yang pernah dibangun di kapal pesiar.
Baca juga: Pertama di Asia, Kapal Disney Cruise Line Akan Berlayar dari Singapura
Lintasannya sepanjang sekitar 250 meter dan melintas di atas dek kapal dengan tikungan tajam serta lintasan terbuka yang langsung menghadap laut.
Zona Latihan Hiro di Jalan San Fransokyo. Pengunjung dengan tinggi badan antara 120 cm hingga 195 cm dapat menjajal wahana tersebut.
Suasana di Marvel Landing semakin terasa dramatis dengan musik latar bertema superhero yang diputar di seluruh area. Bagi penggemar Marvel, berjalan di zona ini terasa seperti berada di dalam adegan film aksi.
Beranjak dari dunia superhero, pengunjung dapat memasuki San Fransokyo Street, area indoor yang terinspirasi dari film animasi “Big Hero 6”.
Zona tersebut menghadirkan suasana kota futuristik dengan nuansa cyberpunk dan lampu neon warna-warni.
Di pintu masuk, pengunjung disambut replika peta kereta bawah tanah berukuran besar yang terinspirasi dari sistem metro San Francisco.
Baca juga: Jadwal Penjualan Tiket Disney On Ice dan Daftar Harganya
Salah satu atraksi paling populer di area ini adalah Hiro Training Zone. Wahana permainan digital ini menantang pemain berlari dan merespons berbagai petunjuk yang muncul di lantai interaktif.
Sebuah toko ramen memajang mangkuk mie berukuran besar di Jalan San Fransokyo. Suasana di area tersebut cenderung ramai dan kompetitif, dengan pengunjung yang saling berlomba menyelesaikan misi permainan.
Berbagai toko bertema Jepang juga melengkapi area ini, termasuk toko ramen dengan dekorasi mangkuk mi berukuran besar.
Teknologi visual turut digunakan untuk menciptakan bayangan pekerja yang tampak bergerak di balik jendela toko, seolah-olah menggambarkan aktivitas kota yang hidup.
Lampion berbentuk Baymax, karakter robot dari “Big Hero 6”, juga menggantung di atas area tersebut.
Baca juga: Disney Umumkan Pemeran Utama Live-Action Tangled, Teagan Croft Resmi Jadi Rapunzel
Pengunjung yang teliti bahkan bisa menemukan berbagai barang koleksi tersembunyi seperti komik edisi khusus atau figur karakter Disney di dalam etalase toko.
Di balik beberapa toko juga terdapat akses menuju klub khusus anak dan remaja bernama Vibe dan Edge.
Jika Marvel Landing menghadirkan sensasi taman hiburan, pusat aktivitas kapal berada di Disney Imagination Garden.
Taman Imajinasi Disney.Area tersebut menjadi ruang terbuka utama di tengah kapal yang dirancang menyerupai lembah dengan taman hijau dan panggung pertunjukan besar.
Berbeda dari kapal pesiar Disney lainnya, bagian tengah Disney Adventure memiliki ruang terbuka vertikal yang membuat area ini terasa lebih luas dan dramatis.
Di tengah taman terdapat Garden Stage, panggung utama yang menjadi tempat berbagai pertunjukan langsung.
Baca juga: Aksi Heroik Staf Disney, Adang Batu Raksasa 180 Kg Selamatkan Penonton
Enam pertunjukan live digelar di sini, termasuk “Avengers Assemble” serta “Duffy and the Friend Ship” yang dibuat khusus untuk kapal ini.
Di sisi lain panggung, berdiri kastil bergaya dongeng setinggi tiga lantai yang menghadap ke taman dan bar.
Pengunjung yang jeli dapat menemukan berbagai karakter Disney tersembunyi di antara dekorasi pohon, seperti Cheshire Cat dari film “Alice in Wonderland” dan Mushu dari “Mulan”.
Beberapa kios makanan juga tersedia di area ini, termasuk Mowgli’s Eatery yang menyajikan masakan India serta Gramma Tala’s Kitchen dengan menu Asia dan Pasifik.
Sebagian besar makanan dan minuman di kapal sudah termasuk dalam tarif pelayaran.
Taman Imajinasi Disney dipenuhi dengan pepohonan dan tanaman hijau. Masih berada di dek yang sama, Disney Discovery Reef menawarkan suasana berbeda.
Area ini terinspirasi dari film animasi “The Little Mermaid” dan “Finding Nemo”, dengan dominasi warna biru laut dan dekorasi terumbu karang.
Baca juga: Profil Olivia Rodrigo, Eks Bintang Disney yang Menjelma Jadi Ikon Pop Global
Dinding tinggi berwarna biru, struktur karang, serta ornamen tanaman laut menciptakan nuansa bawah laut yang khas.
Tokoh Nemo dan Dory juga dapat ditemukan sebagai bagian dari dekorasi. Pada siang hari, area ini dipenuhi cahaya alami dari atas dek. Sementara pada malam hari, lampu-lampu lembut menciptakan efek cahaya yang menyerupai bioluminesensi di laut.
Suasananya cenderung lebih tenang dibandingkan area Marvel Landing yang ramai.
Disney Discovery Reef dikelilingi oleh dinding biru yang menjulang tinggi, struktur karang, dan gundukan pasir yang dihiasi dengan tanaman air.Beberapa kios makanan, seperti Cosmic Kebabs dan Bewitching Boba and Brews tersedia di area ini.
Gerai terakhir menjual minuman teh susu dari merek asal Tiongkok Naisnow dengan harga sekitar 7,75 dollar AS untuk segelas minuman.
Town Square menjadi pusat aktivitas indoor di Deck 6. Area ini berpusat di Royal Court, ruang pertemuan besar yang dihiasi dekorasi emas.
Baca juga: Disney Garap Film Live-Action Spin-off Gaston dari Beauty and the Beast
Langit-langitnya menampilkan lukisan 15 putri Disney, termasuk Jasmine, Mulan, Elsa, dan Anna.
Di area ini juga terdapat panggung kecil dan layar raksasa yang digunakan untuk penampilan karakter Disney maupun pertunjukan musik langsung.
Tidak jauh dari sana berdiri Walt Disney Theatre yang membentang hingga tiga dek dan menjadi lokasi pertunjukan teater bergaya Broadway.
Beberapa restoran dan lounge juga berada di area ini, termasuk Navigator’s Club dan restoran Enchanted Summer.
Langit-langit Town Square menampilkan lukisan 15 putri Disney, termasuk Jasmine, Mulan, Elsa, dan Anna.Bagi keluarga dengan anak-anak, Toy Story Place menawarkan area bermain air bertema film animasi “Toy Story”. Zona ini dihiasi berbagai instalasi besar karakter film tersebut, termasuk alien bermata tiga yang ikonik.
Dua seluncuran besar bernama Woody dan Jessie’s Wild Slides menjadi daya tarik utama di area ini. Sebuah layar raksasa juga tersedia untuk memutar film-film Disney pada waktu tertentu.
Beberapa kios makanan seperti Pizza Planet dan Wheezy’s Freezies Quick menyajikan camilan cepat serta es krim lembut khas Disney.
Seluncuran di Toy Story Place, area bermain air untuk anak-anak.Di dek atas, terdapat Wayfinder Bay, sebuah amphitheatre terbuka yang menghadap ke laut.
Area ini memiliki kolam renang di depan bangku penonton bertingkat yang mengelilingi panggung pertunjukan.
Film animasi Moana akan diadaptasi menjadi pertunjukan langsung di panggung ini. Selain itu, berbagai pertunjukan musik live juga digelar di sini.
Pada siang hari, penumpang dapat bersantai menikmati sinar matahari di tepi kolam. Sementara pada malam hari, area ini menjadi tempat ideal untuk menikmati angin laut.
Wayfinder Bay di kapal pesiar Disney Adventure terasa seperti amphitheatre yang intim.
Disney Cruise Line saat ini telah membuka pemesanan pelayaran Disney Adventure hingga Agustus 2027.
Harga pelayaran tiga malam pada Juni dimulai dari sekitar 1.607 dollar AS, sementara pelayaran empat malam ditawarkan mulai dari 2.399 dollar AS.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya