Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Final Orleans Masters 2026, Hambar Tanpa Bendera Indonesia

Kompas.com, 22 Maret 2026, 07:19 WIB
Indra Citra Sena,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jadwal final Orleans Masters 2026 terasa hambar bagi pencinta bulu tangkis Indonesia karena tanpa bendera Merah-Putih. 

Turnamen BWF World Tour level Super 300, Orleans Masters 2026, mencapai puncaknya di Palais des Sports, Perancis, pada Minggu (22/3/2026).

Final Orleans Masters 2026 tidak melibatkan barang satu pun wakil Indonesia. Kans ganda putra dan ganda putri tertutup seiring kekalahan di laga semifinal.

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana keok dari pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dua gim langsung dengan skor 19-21, 10-21.

Baca juga: Alasan Keamanan, PBSI Batal Kirim Pemain Muda Thalita ke Orleans Masters

Kemudian, ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga kandas ditekuk wakil Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi (10-21, 20-22).

Sehingga, Indonesia dipastikan gagal membawa pulang gelar juara dari Tur Eropa yang terdiri dari empat turnamen terakhir.

Mentok di Final Tur Eropa

Tur Eropa dimulai dari German Open 2026, lalu berlanjut ke All England 2026, Swiss Open 2026, hingga terakhir Orleans Masters 2026.

Prestasi terbaik Indonesia adalah mengirimkan dua wakil ke final Swiss Open 2026, Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani.

Baca juga: Dua Atlet Binaan Masuk Pelatnas PBSI, Marcus Gideon Beri Apresiasi

Sayangnya, Alwi dan Putri KW mengalami antiklimaks di final dan menelan kekalahan dari lawan masing-masing.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, melambaikann tangan di podium Swiss Open 2026.PBSI Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, melambaikann tangan di podium Swiss Open 2026.

Di final Orleans Masters 2026, bendera Jepang dan tuan rumah Perancis mendominasi. Disusul Denmark, Taiwan, China, dan Thailand.

Duel senegara terjadi di final tunggal putra. Toma Junior Popov akan memperebutkan gelar juara dengan koleganya, Alex Lanier.

Jadwal Lengkap Final Orleans Masters 2026

Selengkapnya, berikut jadwal final Orleans Masters 2026 yang terasa hambar tanpa wakil Indonesia, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Jasa Besar Try Sutrisno, Mantan Ketum PBSI Pembuka Jalan Emas Olimpiade

Court 1 (dimulai pukul 17.00 WIB)

WD - Sumire Nakade/Miyu Takahashi (Jepang) vs Lin Chih Chun/Yang Chu Yun (Taiwan) - Match 1

MD - Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China) vs Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita (Jepang) - Match 2

WS - Pitchamon Opatniputh (Thailand) vs Nozomi Okuhara (Jepang) - Match 3

XD - Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis) vs Matias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) - Match 4

MS - Toma Junior Popov (Perancis) vs Alex Lanier (Perancis) - Match 5

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau