Penulis

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.
KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke open house yang diadakan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026).
Kunjungan itu mendapat sorotan karena Anies dikabarkan tidak diundang di acara itu.
Di media sosial kemudian muncul video yang menampilkan Anies bersama sang istri sedang makan di kediaman SBY.
Namun, setelah ditelusuri video itu diambil pada 2023 dan bukan momen ketika Anies berkunjung ke Cikeas pada Sabtu (21/3/2026).
Video yang diklaim menampilkan Anies sedang makan di kediaman SBY pada Sabtu (21/3/2026) dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Anies sedang manyantab makanan. Dalam video juga ada SBY adan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Salah satu akun menulis keterangan demikian:
AHY nampak tertawa melihat Abah makan dengan lahapnya di momen halal bihal 25_3_2026 di cikeas. Viral lagi Abah
AHY tertawa melihat Abah makan dengan lahapnya di Cikeas saat acara halal bihalal.
Video yang diklaim menampilkan Anies Baswedan sedang makan di kediaman SBYTim Cek Fakta Kompas.com menelusuri sumber video tersebut menggunakan Google Lens.
Hasil penelusuran menemukan, video yang beredar identik dengan unggahan di kanal YouTube tvOneNews.
Keterangan dalam unggahan menyebut video itu merupakan momen ketika Anies mengunjungi kediaman AHY di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kunjungan itu dilakukan di hari pertama Lebaran pada 22 April 2023.
Selain bertemu dengan AHY, Anies juga mendapat wejangan dari SBY terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sebagai konteks, saat itu Anies diusung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat. Pertemuan itu dilakukan sebelum Partai Demokrat mencabut dukungan terhadap Anies.
Namun pada September 2023, Partai Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.