KOMPAS.com – Universitas Kristen (UK) Maranatha Bandung resmi mengambil peran dalam mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Upaya kampus swasta tersebut dilakukan melalui peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) sekaligus penguatan riset bioteknologi tanaman kelor untuk mendukung upaya penurunan stunting.
Program spesialis tersebut diluncurkan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Grha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Bandung, Rabu (18/2/2026).
Rektor UK Maranatha Frans Umbu Datta menyampaikan apresiasi kepada Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai perguruan tinggi pembina yang membantu persiapan penyelenggaraan program dokter spesialis di Fakultas Kedokteran (FK) Maranatha.
“Memasuki usia 61 tahun, UK Maranatha untuk pertama kalinya membuka program pendidikan dokter spesialis. Ini adalah momentum bersejarah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Dapat Hibah Diktisaintek 2025, UK Maranatha Perkuat Riset Berdampak untuk Masyarakat
Frans mengatakan, selama ini UK Maranatha berkontribusi menghasilkan dokter umum di Indonesia.
Melalui program spesialis tersebut, kampus ingin turut memperkuat dukungan terhadap program nasional di bidang kesehatan.
Menurutnya, pembukaan PPDS Obstetri dan Ginekologi di FK Maranatha juga menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kualitas pendidikan dan fasilitas Rumah Sakit (RS) Maranatha.
Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM) Arif Suryanto menyoroti masih terbatasnya jumlah dokter spesialis di Indonesia, khususnya di Jawa Barat (Jabar).
Ia mengatakan, UK Maranatha bersama Unpad ingin bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Baca juga: Pemkot Bandung Gandeng UK Maranatha Atasi Masalah Permukiman
“Melalui program spesialis ini, FK Maranatha juga terus berkembang agar dapat menghasilkan dokter spesialis yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Arif.
Bappenas meninjau laboratorium bioteknologi FK Maranatha dalam kunjungan kerja di kampus UK Maranatha, Bandung (11/2/2026). Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Umum UK Maranatha Pan Lindawaty Suherman Sewu mengungkapkan, UK Maranatha juga berkontribusi dalam penguatan program kesehatan nasional melalui pengembangan riset bioteknologi.
Dia menjelaskan bahwa penguatan riset tersebut sejalan dengan pilar utama pendidikan Maranatha sejak berdiri pada 1965.
Salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah rencana pembangunan pusat riset nasional tanaman kelor (Moringa oleifera) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia (RI).