Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Jurusan Sekolah Kedinasan STPN Jogja, Cek Syarat Daftarnya

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:15 WIB
Mahar Prastiwi

Penulis

KOMPAS.com - Salah satu sekolah kedinasan di Yogyakarta yang bisa dipilih siswa kelas 12 SMA/SMK adalah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta bukan merupakan sekolah kedinasan ikatan dinas.

STPN Jogja berada di bawah naungan Kementerian ATR/BPN dan berbentuk sekolah kedinasan, tapi lulusannya tidak otomatis diangkat menjadi CPNS/ASN (Calon Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara).

Melainkan memiliki kesempatan melamar sesuai formasi, menjadi Surveyor Berlisensi, atau bekerja di BUMN/PPAT

Dikutip dari laman resminya, Senin (30/3/2026) STPN adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia.

Baca juga: Sekolah Kedinasan Imigrasi Apakah Masih Ada? Cek Syarat Daftarnya

Jurusan di STPN Jogja

Sekolah tinggi ini terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberadaan STPN yang memiliki sejarah panjang sebagai Perguruan Tinggi sejak tahun 1963 dengan nama Akademi Agraria maka dapat digolongkan sebagai salah satu perguruan tinggi.

Siswa yang tahun 2026 ini berencana mendaftar di STPN perlu tahu jurusan apa saja yang tersedia di sekolah kedinasan yang satu ini.

Mengacu pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Taruna Baru STPN tahun 2025, calon taruna dapat memilih 2 program studi yang ditawarkan:

1. Diploma IV Pertanahan

2. Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral

Sedangkan pada Seleksi Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan seleksi nasional dengan penilaian yang didasarkan pada:

  • Nilai rapor
  • Prestasi akademik dan non akademik siswa, maksimal tiga terbaik yang dimiliki
  • Portfolio seni rupa, desain, dan kriya khusus pendaftar FSRD.

Baca juga: Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Paling Sedikit, Acuan untuk 2026

Penerimaan taruna baru di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional akan dilaksanakan melalui Seleksi Penerimaan Taruna Baru, dikelola oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

Selain itu calon taruna dapat memilih jalur penerimaan yang tersedia:

  1. Jalur Umum
  2. Jalur Kerjasama

Syarat masuk Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang perlu diketahui para siswa.Tangkap layar laman STPN Syarat masuk Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang perlu diketahui para siswa.

Syarat daftar STPN Jogja

Jika mengacu pada syarat daftar STPN 2025, berikut persyaratan yang harus kamu penuhi untuk mendaftar di STPN:

1. Warga Negara Republik Indonesia.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau