KOMPAS.com - Bakal ada sekitar 600 ribuan siswa gagal lolos di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Jumlah pendaftar SNBP 2026 kini meningkat tajam. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Prof Dr Ir Eduart Wolok, memaparkan data akhir Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Ia menyebut ada sebanyak 806.242 orang yang mendaftar pada jalur ini. Pengumuman SNBP 2026 baru bisa diakses pada pukul 15.00 WIB melalui link yang tersedia.
"Sekolah yang finalisasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan di tahun 2026. 2024 itu 20.696, 2025 naik kurang lebih 1.000. Tetapi ke 2026 itu naik hampir 5.000 sekolah. Yang pasti ini berdampak pada siswa yang eligible itu meningkat hampir 90.000 dari tahun 2024," katanya dalam Konferensi Pers Pengumuman SNBP dan KIP-K SNBP 2026 yang disiarkan YouTube SNPMB ID, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: 42 Link Pengumuman SNBP 2026, Sekarang Sudah Bisa Diakses
Dengan daya tampung total 189.017 kursi disemua PTN (perguruan tinggi negeri), maka ada 617.225 siswa tidak lolos jalur ini.
Pengumuman SNBP 2026.Jumlah pendaftar mencapai 800an ribu itu telah tersortir dari siswa eligible se-Indonesia sebanyak 987.248 orang.
Jumlah pendaftar tersebut tersebar di berbagai jenis PTN, mulai PTN akademik, vokasi, PTKIN. Ini daftarnya:
Kemudian berdasarkan asal jenjang pendidikan menengah, pendaftar peserta SNBP 2026 adalah lulusan:
Baca juga: 20 Jurusan Terketat SNBP 2026, Pertambangan ITB Kini Nomor 1
Sementara itu, daya tampung total untuk mahasiswa baru lewat jalur SNBP 2026 adalah sebanyak 189.017 orang. Jumlah tersebut tersebar untuk jenis-jenis PTN berikut:
Kalau dihitung per jenjang, berikut daya tampung untuk SNBP 2026:
Baca juga: Bukan ITB, Daftar PTN Akademik dan Vokasi dengan Peminat Terbanyak SNBP 2026
Demikian informasi mengenai pengumuman SNBP 2026 hari ini. Siswa yang belum lolos jalur SNBP 2026, jangan berkecil hati karena kamu masih bisa mendaftar jalur UTBK SNBT 2026 (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) maupun jalur mandiri perguruan tinggi negeri atau swasta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang