Penulis
Dengan memahami pola perubahan genetik dan respons organisme laut di lingkungan ekstrem, hasil riset ini dapat menjadi referensi dalam mengantisipasi dampak perubahan lingkungan di wilayah tropis.
“Kalau misalnya ada perubahan lingkungan di situ, kita bisa memprediksi efek kedepannya bagaimana, memprediksi bagaimana hewan laut akan beradaptasi. Sehingga nantinya bisa diterapkan kalau misalnya di Indonesia terjadi perubahan lingkungan yang serupa,” jelasnya.
Ke depan, ia berencana melanjutkan penelitian pada jenjang doktoral dengan memanfaatkan sampel yang telah dikumpulkan.
Melalui analisis DNA dari sedimen laut, ia berharap dapat menelusuri perubahan genetik organisme laut.
Baca juga: Rupiah Melemah, Dosen UGM Soroti Kemungkinan Ada Kenaikan Harga Pangan
Khususnya moluska, sebagai respons terhadap perubahan lingkungan. Temuan ini nantinya diharapkan dapat digunakan untuk memprediksi bagaimana ekosistem laut akan beradaptasi terhadap perubahan iklim di masa depan.
“Semoga kedepannya penelitian ini dapat bermanfaat untuk membantu penelitian-penelitian lain kedepannya lagi dalam mengetahui dan memprediksi perubahan genetik yang ada di dalam hewan-hewan laut,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang