Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Cangkang Telur di Rumah, Dari Kaldu hingga Pembersih Panci

Kompas.com, 12 Juli 2025, 13:03 WIB
Alma Erin Mentari

Penulis

KOMPAS.com - Sebagian besar orang membuang cangkang telur begitu saja setelah memecahkannya.

Padahal, limbah dapur yang satu ini menyimpan banyak manfaat tersembunyi. Mulai dari pembersih panci hingga campuran kaldu, cangkang telur bisa dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan rumah tangga. Tidak hanya hemat, penggunaannya juga ramah lingkungan.

Baca juga: Cara Membuat Telur Rebus Matang Sempurna, Ini Langkah-langkahnya

Selain kaya kalsium, cangkang telur mengandung kolagen dan mineral lain yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar.

Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai cara cerdas memanfaatkan cangkang telur agar tidak terbuang percuma, dilansir dari laman Times of India.

Baca juga: 4 Ide Olahan Telur Ayam Selain Didadar untuk Sarapan Pagi

Pembersih Panci yang Ampuh

Cangkang telur bisa digunakan sebagai pembersih panci yang membandel. Caranya, cukup hancurkan cangkang hingga menjadi serpihan kecil, lalu campur dengan air sabun dan sedikit soda kue.

Tekstur cangkangnya bekerja seperti scrub alami yang membantu mengangkat noda tanpa merusak permukaan.

Media Tanam untuk Benih

Ingin menanam bibit cabai atau bayam di rumah? Gunakan cangkang telur sebagai pot mini. Cukup isi setengah cangkang dengan tanah dan benih, lalu letakkan di tempat yang terkena sinar matahari.

Setelah bibit tumbuh cukup kuat, seluruh media tanam bisa langsung ditanam ke tanah, karena cangkangnya akan terurai sebagai pupuk.

Baca juga: 4 Cara Merebus Telur agar Matang Sempurna, Langsung Rendam Air Es

Sumber Kalsium untuk Burung

Cangkang telur juga bisa digunakan sebagai pakan tambahan untuk burung. Panggang terlebih dahulu untuk membunuh bakteri, kemudian hancurkan hingga halus.

Cangkang yang kaya mineral ini membantu menjaga kekuatan tulang dan paruh burung peliharaan.

Campuran Kaldu yang Bergizi

Saat memasak kaldu tulang, masukkan cangkang telur yang sudah dihaluskan. Kandungan kolagen, glukosamin, dan kalsium pada cangkang membuat kaldu jadi lebih bernutrisi.

Cangkang ini membantu memperkuat tulang dan sendi, cocok dikonsumsi untuk pemulihan tubuh.

Ilustrasi cangkang telur untuk menyuburkan tanaman dan kebun.SHUTTERSTOCK/THAMKC Ilustrasi cangkang telur untuk menyuburkan tanaman dan kebun.

Penetral Rasa Asam pada Kopi

Rasa kopi terlalu asam? Tambahkan sedikit cangkang telur yang sudah dibersihkan dan dihancurkan ke dalam bubuk kopi sebelum diseduh.

Kandungan alkalin alami dari cangkang membantu menyeimbangkan rasa dan membuat kopi terasa lebih lembut di lambung.

Redakan Iritasi Kulit dengan Cuka Apel

Campurkan bubuk cangkang telur ke dalam cuka apel, diamkan selama beberapa hari, lalu oleskan pada kulit yang mengalami iritasi ringan.


Namun, untuk kondisi kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mencobanya.

Bahan Pasta Gigi Alami

Cangkang telur bisa dijadikan bahan dasar pasta gigi buatan sendiri.

Campurkan bubuk cangkang dengan minyak kelapa, soda kue, sabun castile, dan beberapa tetes minyak esensial peppermint. Kandungan kalsiumnya membantu menguatkan gigi secara alami.

Campuran Sup, Jus, dan Smoothie

Ingin menambah asupan kalsium harian? Tambahkan setengah sendok bubuk cangkang telur ke dalam sup, jus, atau smoothie.

Rasanya tidak akan terasa, tapi manfaatnya besar untuk tulang dan gigi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau