Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Lebaran Usai, Saatnya Detoks Tubuh dengan 7 Makanan Ini

Kompas.com, 27 Maret 2026, 09:15 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, banyak orang merasa tubuh menjadi lebih berat dan kurang bugar.

Hal ini sangat wajar, mengingat selama Lebaran konsumsi makanan tinggi santan, gula, dan lemak seperti opor, rendang, hingga kue kering meningkat cukup drastis.

Perubahan pola makan yang tiba-tiba ini membuat tubuh bekerja ekstra dan membutuhkan waktu untuk kembali seimbang.

Baca juga: Minum Jus Nanas untuk Detoks usai Makan Daging Bakar-bakaran Tahun Baru, Ini Cara Bikinnya

Meski tubuh sebenarnya memiliki sistem detoks alami yang bekerja melalui organ seperti hati dan ginjal, memilih makanan yang tepat dapat membantu proses tersebut berjalan lebih optimal.

Kabar baiknya, detoks tidak harus dilakukan dengan cara ekstrem atau mahal. Ada banyak bahan alami yang mudah ditemukan dan bisa membantu tubuh kembali segar setelah Lebaran.

Makanan untuk bantu detoks tubuh usai Lebaran

Berikut adalah makanan sehat yang dapat membantu mendukung proses detoks tubuh:

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti brokoli dan kembang kol mengandung senyawa glukosinolat, yang berperan penting dalam aktivasi enzim detoksifikasi di hati.

Ilustrasi brokoli, ilustrasi sayuran untuk menurunkan gula darah tinggi termasuk brokoli Ilustrasi brokoli, ilustrasi sayuran untuk menurunkan gula darah tinggi termasuk brokoli

Kandungan seratnya juga tinggi, sehingga membantu melancarkan pencernaan serta membuang sisa metabolisme dengan lebih efektif.

2. Buah jeruk-jerukan

Buah-buahan, seperti jeruk dan lemon terkenal kaya vitamin C dan antioksidan. Kandungan asam alaminya dapat merangsang produksi empedu yang membantu pencernaan lemak lebih baik.

Makanan yang cocok dikonsumsi penderita hipertensi.Dok. Unsplash/Sheraz Shaikh Makanan yang cocok dikonsumsi penderita hipertensi.

Mengonsumsi citrus secara rutin dapat membantu tubuh melawan radikal bebas sekaligus meningkatkan energi.

3. Bawang

Selain sebagai bumbu dapur, bawang putih, bawang merah dan bawang bombai memiliki manfaat kesehatan yang cukup besar.

Ilustrasi bawang putih.PIXABAY/NGUYEN THI THY Ilustrasi bawang putih.

Keduanya mengandung sulfur, komponen penting dalam produksi glutathione, yaitu zat utama yang berperan dalam proses detoksifikasi hati.

Baca juga: Resep Keripik Bawang Rendah Karbohidrat, Modal Cuma 2 Bahan Utama

Bawang putih juga memiliki sifat antibakteri sehingga membantu melawan racun dan mikroorganisme berbahaya dalam tubuh.

4. Teh hijau dan matcha

Teh hijau kaya akan katekin, antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan. Senyawa ini juga mendukung fungsi hati dalam memproses racun.

Ilustrasi matcha.Freepik Ilustrasi matcha.

Menikmati secangkir teh hijau atau matcha setelah periode makan berlebih saat Lebaran bisa membantu tubuh terasa lebih ringan dan segar.


5. Buah beri dan delima

Buah beri seperti stroberi, blueberry, serta delima mengandung polifenol dan antioksidan tinggi yang membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

Ilustrasi stroberifreepik.com Ilustrasi stroberi

Selain itu, serat di dalamnya mampu mendukung kinerja sistem pencernaan dan mencegah sembelit setelah konsumsi banyak makanan berat.

6. Biji-bijian sehat

Chia seed, flaxseed, dan biji labu adalah sumber serat dan lemak sehat seperti omega-3. Nutrisi ini membantu mengikat racun dalam tubuh sekaligus memperlancar proses pembuangan.

Chia seeds.Thinkstockphotos Chia seeds.

Biji-bijian ini juga membantu menyeimbangkan hormon, terutama setelah tubuh banyak menerima asupan tinggi lemak selama Lebaran.

7. Kunyit, rempah alami untuk detoks

Kunyit dikenal dengan kandungan kurkumin, senyawa antiinflamasi yang mampu meningkatkan fungsi hati dan produksi empedu.

Ilustrasi minum kunyit. Shutterstock/udra11 Ilustrasi minum kunyit.

Selain mendukung detoks alami tubuh, kunyit juga baik untuk menjaga sistem pencernaan setelah mengonsumsi hidangan berat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau