KOMPAS.com - Momen libur Lebaran 2026 membawa berkah bagi penjual oleh-oleh di sejumlah daerah.
Para pemudik dan wisatawan memanfaatkan perjalanan mereka untuk berburu oleh-oleh khas daerah.
Salah satu yang merasakan lonjakan pengunjung adalah Kampung Alit di Karanganyar. Toko oleh-oleh yang berada di jalur Solo–Tawangmangu ini ramai disinggahi pemudik yang melintas.
Beragam produk khas seperti timus, jadah tempe, gethuk, abon gulung, hingga keripik singkong menjadi incaran pengunjung. Di tempat ini, pembeli juga dapat memesan timus dan jadah goreng yang dibuat langsung di lokasi.
Baca juga: 7 Tempat Makan di Jalur Lintas Selatan Jawa, Bisa Mampir saat Arus Balik Mudik
“Saya beli tempe untuk bekal di jalan. Saya sama mama, adik, anak. Baru pertama kali ke sini. Lewat sini, kelihatan bagus dari luar. Kita sempatkan mampir,” kata Nia, salah satu pengunjung, dikutip pada Jumat (27/3).
Baca juga: Menu Bekal Mudik Biar Tetap Fokus, Ini Rekomendasi Makanan Penambah Stamina dari Ahli Gizi
Lonjakan pengunjung pun terlihat signifikan. Pada hari biasa, jumlah pengunjung berkisar 300–400 orang.
Namun saat Lebaran, angka tersebut meningkat hingga sekitar 1.000 orang per hari.
“Oleh-oleh unggulan kita timus goreng dan timus frozen. Kita juga ada cafe, playground, waterboom,” ujar Manager Operasional Kampung Alit, Arif Hidayatullah.
Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Ini 7 Kuliner Legendaris di Jalur Pantura Semarang
Tak hanya di Jawa Tengah, peningkatan penjualan juga dirasakan pedagang buah di Subang, Jawa Barat.
Nanas khas Subang menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak diburu wisatawan di jalur wisata Subang Selatan.
Ade, salah satu pedagang nanas, mengaku mampu menjual hingga 5–10 kuintal nanas per hari selama libur Lebaran.
Baca juga: 7 Rekomendasi Kuliner Khas Jogja Selain Bakpia yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh
Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan hari biasa yang hanya sekitar 1 kuintal, bahkan itu pun biasanya terjadi pada akhir pekan.
“Alhamdulillah jualan lancar. Rata-rata pembeli beli yang Rp 50 ribu. Di musim liburan Idulfitri ini penjualan meningkat,” ujar Ade.
Baca juga: 5 Oleh-oleh Khas Lamongan lengkap dengan Rekomendasi Tempat Belanjanya
Selain buah segar, produk olahan seperti dodol nanas, cokelat nanas, dan keripik nanas juga menjadi pilihan wisatawan untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.
Lonjakan penjualan ini menunjukkan bahwa momen Lebaran tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya pelaku UMKM di daerah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang