Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aktor Avatar Sam Worthington Bantah James Cameron Diktator: Dia Seperti Pelukis

Kompas.com, 1 April 2026, 06:45 WIB
Rheisnayu Cyntara

Penulis

Sumber Variety

KOMPAS.com – Aktor Sam Worthington membantah anggapan bahwa sutradara James Cameron bersikap kaku dan otoriter di lokasi syuting Avatar.

Menurut Worthington, banyak orang memiliki persepsi keliru tentang cara Cameron bekerja dalam mengarahkan film.

“Orang mengira ini seperti mesin besar dengan Jim sebagai sutradara yang diktator. Padahal tidak,” ujar Worthington dalam wawancara terbaru dengan The Independen, dikutip pada Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Rawan Chaos, Sutradara Avatar James Cameron Hengkang dari Amerika

Ia justru menggambarkan Cameron sebagai sosok kreatif yang lebih menyerupai seniman.

“Dia seperti pelukis,” lanjutnya.

Baca juga: Avatar Antar Zoe Saldaña Jadi Aktor dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa

Tak Banyak Tekanan 

Selain itu, menurut Worthington, produksi film Avatar cenderung minim tekanan baik dari studio, media, maupun ekspektasi publik.

Meski Avatar merupakan salah satu franchise film terbesar di dunia, proses syutingnya justru terasa seperti film independen.

“Kami berbeda dari film Marvel. Saat membuatnya, rasanya seperti membuat film independen,” ujar Worthington.

Baca juga: James Wan Ungkap Keinginan Sutradarai Avatar 4

Kebabasan tersebut membuat tim produksi film Avatar bisa mengambil lebih banyak risiko dan bereksperimen dengan berbagai kemungkinan. 

Bahkan, proses produksi berjalan lebih fleksibel, tanpa tekanan deadline ketat dari studio.

Baca juga: Avatar Fire and Ash Resmi Meraih Pendapatan Rp 15 Triliun di Box Office Global

Sukses secara Finansial 

Avatar berhasil membuktikan bahwa keputusan-keputusan penuh risiko tersebut bisa menghasilkan kesuksesan besar. 

Film pertama Avatar yang rilis pada 2009 masih menjadi film terlaris sepanjang masa.

Sedangkan sekuelnya yang berjudul Avatar: The Way of Water (2022), menempati posisi ketiga.

Secara keseluruhan, franchise Avatar telah menghasilkan sekitar Rp 103,8 triliun di seluruh dunia.

Baca juga: Avatar: Fire and Ash Tembus Rp 12,7 Triliun dalam Dua Pekan, China Jadi Pasar Terbesar

Kesuksesan besar tersebut juga sangat berpengaruh pada keputusan akan masa depan seri Avatar. 

Film Avatar 4 dan Avatar 5 yang dijadwalkan rilis pada 2029 dan 2031 baru akan diwujudkan jika film-film sebelumnya dinggap sukses secara komersial.

Sebab menurut sutradara James Cameron, keberlanjutan proyek Avatar tetap harus membuktikan kelayakan bisnisnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Sutradara Sebut Zona Merah Versi Film Lebih Brutal dan Chaos
Entertainment
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Terpisah 66 Tahun, Penulis Reda Gaudiamo Bertemu Sosok Nyata Sahabatnya di Film Na Willa
Entertainment
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Tak Asal Pilih, Tasya Farasya Jelaskan Alasan Pakai Baju Warna Kuning Saat Sidang Cerai
Seleb
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Luna Maya Jadi Eksekutif Produser Film Zona Merah, Akui Pecinta Film Zombie
Entertainment
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
Bicara Bahasa Indonesia, Minhyuk MONSTA X Curi Perhatian Jelang Konser di Jakarta
K-Wave
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Sakit Gigi di Penjara, Nikita Mirzani Dibawa ke Rumah Sakit
Entertainment
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Tiger Woods Akhirnya Buka Suara Usai Kecelakaan Lagi dan Tudingan Berkendara Kondisi Mabuk
Entertainment
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Sule Masih Pikir Matang untuk Menikah Lagi Meski Sudah Direstui Anak, Akui Capek Mulai dari Awal
Seleb
Sudah Tiga Tahun Pacaran, Sule Pertimbangkan Menikah Lagi Tahun Depan
Sudah Tiga Tahun Pacaran, Sule Pertimbangkan Menikah Lagi Tahun Depan
Entertainment
Dirilis 30 Tahun Lalu, Lagu Nirvana Mendadak Puncaki Tangga Lagu Billboard
Dirilis 30 Tahun Lalu, Lagu Nirvana Mendadak Puncaki Tangga Lagu Billboard
Musik
Bruce Springsteen Beri Pidato Pedas Kritik Donald Trump Saat Buka Tur di Minneapolis
Bruce Springsteen Beri Pidato Pedas Kritik Donald Trump Saat Buka Tur di Minneapolis
Entertainment
Nama YouTuber Magdalenaf Dijadikan Salah Satu Varietas Cabai Terpedas
Nama YouTuber Magdalenaf Dijadikan Salah Satu Varietas Cabai Terpedas
Entertainment
Konser F4 Jakarta 2026: Harga Tiket, Jadwal, dan Link Pembelian
Konser F4 Jakarta 2026: Harga Tiket, Jadwal, dan Link Pembelian
Entertainment
Nama Album Jadi Masalah, Taylor Swift Digugat soal Merek Dagang The Life Of A Showgirl
Nama Album Jadi Masalah, Taylor Swift Digugat soal Merek Dagang The Life Of A Showgirl
Entertainment
Tiket Avenged Sevenfold Jakarta 2026: Link, Jadwal Pre-sale, dan Harga
Tiket Avenged Sevenfold Jakarta 2026: Link, Jadwal Pre-sale, dan Harga
Entertainment
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau