Penulis
KOMPAS.com – Aktor Sam Worthington membantah anggapan bahwa sutradara James Cameron bersikap kaku dan otoriter di lokasi syuting Avatar.
Menurut Worthington, banyak orang memiliki persepsi keliru tentang cara Cameron bekerja dalam mengarahkan film.
“Orang mengira ini seperti mesin besar dengan Jim sebagai sutradara yang diktator. Padahal tidak,” ujar Worthington dalam wawancara terbaru dengan The Independen, dikutip pada Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Rawan Chaos, Sutradara Avatar James Cameron Hengkang dari Amerika
Ia justru menggambarkan Cameron sebagai sosok kreatif yang lebih menyerupai seniman.
“Dia seperti pelukis,” lanjutnya.
Baca juga: Avatar Antar Zoe Saldaña Jadi Aktor dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Selain itu, menurut Worthington, produksi film Avatar cenderung minim tekanan baik dari studio, media, maupun ekspektasi publik.
Meski Avatar merupakan salah satu franchise film terbesar di dunia, proses syutingnya justru terasa seperti film independen.
“Kami berbeda dari film Marvel. Saat membuatnya, rasanya seperti membuat film independen,” ujar Worthington.
Baca juga: James Wan Ungkap Keinginan Sutradarai Avatar 4
Kebabasan tersebut membuat tim produksi film Avatar bisa mengambil lebih banyak risiko dan bereksperimen dengan berbagai kemungkinan.
Bahkan, proses produksi berjalan lebih fleksibel, tanpa tekanan deadline ketat dari studio.
Baca juga: Avatar Fire and Ash Resmi Meraih Pendapatan Rp 15 Triliun di Box Office Global
Avatar berhasil membuktikan bahwa keputusan-keputusan penuh risiko tersebut bisa menghasilkan kesuksesan besar.
Film pertama Avatar yang rilis pada 2009 masih menjadi film terlaris sepanjang masa.
Sedangkan sekuelnya yang berjudul Avatar: The Way of Water (2022), menempati posisi ketiga.
Secara keseluruhan, franchise Avatar telah menghasilkan sekitar Rp 103,8 triliun di seluruh dunia.
Baca juga: Avatar: Fire and Ash Tembus Rp 12,7 Triliun dalam Dua Pekan, China Jadi Pasar Terbesar
Kesuksesan besar tersebut juga sangat berpengaruh pada keputusan akan masa depan seri Avatar.
Film Avatar 4 dan Avatar 5 yang dijadwalkan rilis pada 2029 dan 2031 baru akan diwujudkan jika film-film sebelumnya dinggap sukses secara komersial.
Sebab menurut sutradara James Cameron, keberlanjutan proyek Avatar tetap harus membuktikan kelayakan bisnisnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang