KOMPAS.com - Marc Marquez membela FIM soal pengecekan ulang sirkuit Ayrton Senna di Goiania, Brasil, seraya berkaca pada kasus Sirkuit Mandalika di Indonesia.
Seperti diketahui, FIM Dan otoritas pengarah balapan sempat melakukan investigasi selepas kejadian kerusakan aspal di MotoGP Brasil 2026.
Aksi FIM tersebut kemudian mendapatkan pujian dari Marc Marquez yang finis di posisi keempat MotoGP Brasil 2026 yang digelar pada hari Minggu (22/3/2026) silam.
Hasil investigasi kemudian muncul dengan menyatakan bahwa kerusakan sirkuit disebabkan oleh curah hujan yang tidak bisa diprediksi.
“Menyusul tantangan dengan permukaan lintasan selama Grand Prix Brasil, pihak sirkuit dan promotor balapan telah melakukan investigasi terhadap penyebabnya, termasuk curah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang berdampak pada pekerjaan akhir dan berkontribusi pada masalah permukaan lintasan," ungkap otoritas MotoGP.
Baca juga: Jelang MotoGP Amerika, Mario Aji Yakin Bisa Lebih Baik dari Tahun Lalu
Pertanyaan kemudian muncul soal kesalahan FIM dalam melakukan proses homologasi yang kemudian membuat Sirkuit Ayrton Senna di Goiania, Brasil tidak bisa siap dalam waktu singkat.
Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP)Namun, dilansir dari Crash, Marc Marquez kemudian mendukung sikap FIM dan otoritas setempat yang kemudian cepat melakukan investigasi.
Marquez menyebut bahwa semua pihak harus menyikapi hal ini dengan kepala dingin, mengingat hal ini wajar terjadi ketika ada sebuah sirkuit baru.
Pebalap Ducati ini kemudian mengingat kejadian yang nyaris serupa terjadi di Sirkuit Mandalika dalam penyelenggaraan pertama pada tahun 2022.
“Itu penting, dan kita perlu berpikiran terbuka,” kata Marquez jelang Grand Prix Amerika Serikat yang dimulai pada hari Jumat, 28 Maret 2026.
Baca juga: Jadwal Moto3, Moto2 dan MotoGP Amerika, Saksikan 3 Pebalap Indonesia
“Maksud saya, ketika kita tiba di sirkuit baru, dan terutama ketika sirkuit itu dibangun dalam waktu yang sangat singkat… itu terjadi di Mandalika, tahun pertama, batu-batu (aspal terangkat) di lintasan lurus.
“Jadi, ya, mungkin aspalnya agak terlalu baru. Tapi, pada akhirnya, kami menyelamatkan akhir pekan dan kondisi keselamatannya bagus," imbuh Marquez.
Terkait MotoGP Amerika Serikat 2026, Marquez mengaku akan coba tampil lebih konsisten usai gagal podium pada dua seri di Thailand dan Brasil.
“Saya ingin menemukan feeling yang tepat, agar lebih konsisten dalam catatan waktu putaran,” katanya.
“Ini kuncinya. Memang benar, seperti yang kami tunjukkan di sesi latihan kualifikasi, kami memiliki kecepatan. Tetapi kami perlu menemukan cara untuk lebih konsisten dan membuat catatan waktu putaran dengan lebih mudah."
Baca juga: Chicho Lorenzo Bongkar Alasan Marc Marquez Belum Menggigit di MotoGP 2026
“Setiap kali kami semakin dekat. Di Thailand saya jauh tertinggal.
“Di Brasil saya sedikit lebih dekat. Mari kita lihat apakah di balapan berikutnya, saya tidak tahu apakah di sini atau Jerez, tetapi targetnya adalah lebih konsisten selama jarak balapan,"imbuh Marquez.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang