Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Marquez Bela FIM soal MotoGP Brasil, Berkaca ke Kasus Mandalika

Kompas.com, 27 Maret 2026, 17:19 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Marc Marquez membela FIM soal pengecekan ulang sirkuit Ayrton Senna di Goiania, Brasil, seraya berkaca pada kasus Sirkuit Mandalika di Indonesia.

Seperti diketahui, FIM Dan otoritas pengarah balapan sempat melakukan investigasi selepas kejadian kerusakan aspal di MotoGP Brasil 2026.

Aksi FIM tersebut kemudian mendapatkan pujian dari Marc Marquez yang finis di posisi keempat MotoGP Brasil 2026 yang digelar pada hari Minggu (22/3/2026) silam.

Hasil investigasi kemudian muncul dengan menyatakan bahwa kerusakan sirkuit disebabkan oleh curah hujan yang tidak bisa diprediksi.

“Menyusul tantangan dengan permukaan lintasan selama Grand Prix Brasil, pihak sirkuit dan promotor balapan telah melakukan investigasi terhadap penyebabnya, termasuk curah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang berdampak pada pekerjaan akhir dan berkontribusi pada masalah permukaan lintasan," ungkap otoritas MotoGP.

Baca juga: Jelang MotoGP Amerika, Mario Aji Yakin Bisa Lebih Baik dari Tahun Lalu

Pertanyaan kemudian muncul soal kesalahan FIM dalam melakukan proses homologasi yang kemudian membuat Sirkuit Ayrton Senna di Goiania, Brasil tidak bisa siap dalam waktu singkat.

Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP)AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Dukungan Marquez ke FIM

Namun, dilansir dari Crash, Marc Marquez kemudian mendukung sikap FIM dan otoritas setempat yang kemudian cepat melakukan investigasi.

Marquez menyebut bahwa semua pihak harus menyikapi hal ini dengan kepala dingin, mengingat hal ini wajar terjadi ketika ada sebuah sirkuit baru.

Pebalap Ducati ini kemudian mengingat kejadian yang nyaris serupa terjadi di Sirkuit Mandalika dalam penyelenggaraan pertama pada tahun 2022.

“Itu penting, dan kita perlu berpikiran terbuka,” kata Marquez jelang Grand Prix Amerika Serikat yang dimulai pada hari Jumat, 28 Maret 2026.

Baca juga: Jadwal Moto3, Moto2 dan MotoGP Amerika, Saksikan 3 Pebalap Indonesia

“Maksud saya, ketika kita tiba di sirkuit baru, dan terutama ketika sirkuit itu dibangun dalam waktu yang sangat singkat… itu terjadi di Mandalika, tahun pertama, batu-batu (aspal terangkat) di lintasan lurus.

“Jadi, ya, mungkin aspalnya agak terlalu baru. Tapi, pada akhirnya, kami menyelamatkan akhir pekan dan kondisi keselamatannya bagus," imbuh Marquez.

Marquez di MotoGP Amerika Serikat 2026

Terkait MotoGP Amerika Serikat 2026, Marquez mengaku akan coba tampil lebih konsisten usai gagal podium pada dua seri di Thailand dan Brasil.

“Saya ingin menemukan feeling yang tepat, agar lebih konsisten dalam catatan waktu putaran,” katanya.

“Ini kuncinya. Memang benar, seperti yang kami tunjukkan di sesi latihan kualifikasi, kami memiliki kecepatan. Tetapi kami perlu menemukan cara untuk lebih konsisten dan membuat catatan waktu putaran dengan lebih mudah."

Baca juga: Chicho Lorenzo Bongkar Alasan Marc Marquez Belum Menggigit di MotoGP 2026

“Setiap kali kami semakin dekat. Di Thailand saya jauh tertinggal.

“Di Brasil saya sedikit lebih dekat. Mari kita lihat apakah di balapan berikutnya, saya tidak tahu apakah di sini atau Jerez, tetapi targetnya adalah lebih konsisten selama jarak balapan,"imbuh Marquez.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau