Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Beli Sapu, Lap, dan Kain Pel, Coba Pertimbangkan 6 Hal Ini

Kompas.com, 23 Juni 2022, 16:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini, semakin banyak alat kebersihan berbasis teknologi yang berlomba-lomba menawarkan kemudahan.

Akan tetapi, alat kebersihan konvensional senantiasa bertahan dengan sejumlah daya tariknya karena tak bisa digantikan oleh mesin. Contohnya, sapu, kain pel, hingga lap.

Memang, beberapa orang masih menjadikan alat kebersihan konvensional sebagai primadona sebab dinilai fleksibel, hemat energi, dan memberikan manfaat optimal.

Baca juga: Nih, 5 Jenis Keramik yang Cocok Buat Dinding Dapur

Nah, produsen alat kebersihan ramah lingkungan, Klinko, membagikan enam faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih alat kebersihan konvensional sebagai berikut:

1. Pahami jenis alat

Alat kebersihan yang populer sekaligus penting untuk dimiliki antara lain kain pel, lap, serbet, dan keset.

Selain itu, pertimbangakn penempatan alat tersebut di sutu ruangan serta bangunan baik di rumah ataupun perkantoran.

Contohnya, kain pel jenis lobby duster dapat diandalkan untuk membersihkan area luas yakni, koridor perkantoran, aula, lobby, yang ada di tempat-tempat umum.

Bentuknya flat, persegi panjang, dan berukuran 60-80 cm ini dapat menjadi pengganti sapu konvensional.

Ini dapat membantu Anda membersihkan lantai dengan efisien dan menjangkau sudut-sudut ruangan.

Sementara, untuk di rumah, Anda cukup menggunakan kain pel string standar.

2. Kenali bahan

Bahan baku berkualitas umumnya ditandai dengan daya serap yang tinggi serta bisa cepat kering.

Kini, kain pel dan lap marak terbuat dari microfiber atau bahan sintetis yang menghasilkan tekstur lembut dan memiliki partikel halus serta bisa menembus debu.

Namun, ada juga bahan katun, busa, sumbu, serat karbon yang memiliki masing-masing keunggulan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau