Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

143 Sistem Air Minum Terdampak Bencana Sumatera Kini Fungsional

Kompas.com, 4 Februari 2026, 12:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga 2 Februari 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memfungsionalkan 143 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana telah kembali berfungsi atau sekitar 82 persen dari total 176 SPAM.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemulihan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.

“Air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, sejak fase tanggap darurat kami fokus memastikan layanan air minum tetap tersedia, baik melalui pemulihan SPAM maupun penyediaan sarana darurat,” jelas Dody, dikutip dari rilis, Selasa (3/2/2026).

Dari SPAM yang telah kembali beroperasi tersebut, kapasitas layanan air bersih yang berhasil dipulihkan mencapai lebih dari 5.300 liter per detik.

Baca juga: Suplai Air RSUD Aceh Tamiang, SPAM Karang Baru Diperbaiki 6 Bulan

Saat ini, telah melayani masyarakat di berbagai wilayah terdampak bencana Sumatera, baik di permukiman warga maupun di lokasi pengungsian.

SPAM di Aceh

Di Provinsi Aceh, penanganan dilakukan terhadap 71 SPAM terdampak yang tersebar di 10 kabupaten/kota dengan total kapasitas sebesar 2.177 liter per detik.

Hingga saat ini, 54 SPAM telah kembali berfungsi dengan kapasitas layanan mencapai 1.595 liter per detik, seiring percepatan perbaikan instalasi dan jaringan distribusi air minum.

SPAM di Sumatera Utara

Selanjutnya di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 45 SPAM di 9 kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Dari jumlah tersebut, 37 SPAM telah berfungsi dengan total kapasitas layanan mencapai 1.445 liter per detik.

Sementara sebagian lainnya masih dalam tahap penyesuaian desain teknis untuk penanganan lanjutan.

SPAM di Sumatera Barat

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PU menangani 60 SPAM yang tersebar di 13 kabupaten/kota dengan total kapasitas sebesar 2.663 liter per detik.

Hingga awal Februari 2026, sebanyak 52 SPAM telah ditangani dan kembali berfungsi dengan kapasitas layanan mencapai 2.263 liter per detik.

Sementara penanganan permanen ditargetkan selesai secara bertahap hingga Agustus 2028.

Sarana Prasarana Air Bersih

Untuk menjangkau wilayah yang infrastruktur air bersihnya belum sepenuhnya pulih, Kementerian PU mengerahkan berbagai sarana prasarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari hari masyarakat.

Tercatat hingga saat ini, telah disiagakan 537 unit sarana darurat di seluruh wilayah Sumatera, seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile, mobil tangki air bersih, hidran umum, toren, unit pengolahan air siap minum, termasuk sarana sanitasi seperti toilet portable dan toilet darurat.

Baca juga: Pasca Banjir dan Longsor Aceh Tamiang, SPAM IKK Rantau Kembali Pulih 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau