Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Tol Layang MBZ Tidak Punya Rest Area?

Kompas.com, 10 Maret 2026, 18:18 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) atau Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated sepanjang sekitar 39 kilometer memang dirancang tanpa rest area sejak awal pembangunannya.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari desain pemisahan arus lalu lintas dengan Tol Japek di bawahnya.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, tol layang tersebut dibangun untuk memisahkan arus kendaraan sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.

“MBZ ini memang 39 kilometer didesain untuk tidak ada rest area karena ini bagian dari pemisahan supaya antara Japek yang bawah dan sebagainya,” ujar Rivan dalam konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Rivan juga menjelaskan, alasan pembatasan kendaraan yang melintas di tol tersebut hanya untuk kendaraan golongan I atau kendaraan kecil.

Baca juga: Tol Japek II Selatan Pangkas Beban Jalan Layang MBZ dan Japek Lama

Menurut dia, pembatasan itu berkaitan dengan faktor keselamatan karena kendaraan berat memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.

“Dari 12 persen kendaraan di atas golongan I, yaitu golongan II dan III, tetapi menyebabkan sekitar 84 persen kecelakaan. Karena itu kendaraan yang masuk dibatasi golongan I untuk keselamatan,” kata Rivan.

Berhenti di Rest Area Relatif Kecil

Dia menambahkan, berdasarkan pengalaman operasional, Tol MBZ umumnya digunakan pengendara pada tahap awal perjalanan sehingga kebutuhan untuk berhenti di rest area relatif kecil.

“MBZ ini biasanya awal dari perjalanan, jadi kecenderungannya tidak langsung membutuhkan rest area karena pengendara sudah mempersiapkan perjalanan,” ujarnya.

Meski tidak memiliki rest area, Rivan mengatakan, pengendara tetap dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di ruas Tol Japek di bawahnya, termasuk di KM 57.

Menurut dia, pengelola jalan tol bersama kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan distribusi kendaraan tetap berjalan baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau