Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Regional Nusantara

Kompas.com, 27 Maret 2026, 07:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat pertumbuhan volume lalu lintas di ruas tol Regional Nusantara selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Tercatat total volume lalu lintas sejak 11-25 Maret 2026 (H-10 sampai dengan H+4) mencapai 2.875.280 kendaraan.

Angka ini meningkat 5,21 persen dibandingkan volume lalu lintas harian normal sebesar 2.732.860 kendaraan.

Rincian Volume Lalin

Adapun rincian volume lalu lintas di sejumlah ruas tol Regional Nusantara hingga H+4 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026 adalah sebagai berikut:

Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi mencatat 278.859 kendaraan melintas atau meningkat 23,19 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 226.358 kendaraan. Sebanyak 84.510 kendaraan tercatat masuk dari Gerbang Tol (GT) Kualanamu dari arah Bandara Internasional Kualanamu, meningkat 19,87 persen dari kondisi normal 70.503 kendaraan. Sementara itu, 90.145 kendaraan menuju bandara melalui gerbang tol yang sama atau naik 19,38 persen dari kondisi normal 75.512 kendaraan.

Ruas Tol Balikpapan-Samarinda mencatat volume lalu lintas 231.159 kendaraan atau meningkat 47,78 persen dibandingkan volume normal 156.424 kendaraan.

Ruas Tol Manado-Bitung mencatat 103.356 kendaraan atau meningkat 4,84 persen dibandingkan kondisi normal 98.587 kendaraan.

Sementara itu, Ruas Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan mencatat volume 403.685 kendaraan atau meningkat 101,65 persen dibandingkan kondisi normal 200.195 kendaraan. Sebanyak 206.034 kendaraan menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 101,91 persen dari kondisi normal 102.040 kendaraan. Adapun kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta melalui gerbang tersebut tercatat 104.718 kendaraan atau meningkat 1,93 persen dari kondisi normal 102.731 kendaraan.

Diskon Tarif Tol

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus mudik dengan memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen.

"Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menghindari puncak arus mudik dengan memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen," kata Rivan, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (26/03/2026).

Diskon tersebut berlaku untuk perjalanan menerus di ruas tol milik Jasa Marga Group, termasuk Ruas Tol Medan-Belawan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) mulai 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan selama libur panjang Idulfitri dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar, serta saldo uang elektronik. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 133, media sosial Instagram @official.jmnusantara, serta aplikasi Travoy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau