Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 30 April 2023, 12:00 WIB
The Conversation,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Bagaimana cara ikan tidur? Apakah mereka terus berenang atau tidur di suatu tempat? - Anna, usia 5 tahun, Thornleigh, New South Wales, Australia.

Oleh: Culum Brown

HAMPIR semua hewan tidur. Tidur sangat penting untuk menyegarkan pikiran dan tubuh.

Ketika orang tidur, kita menutup mata dan berbaring tak bergerak untuk waktu yang lama. Kita mungkin kurang menyadari apa yang terjadi di sekitar kita dan pernapasan kita melambat.

Baca juga: Berapa Lama Gajah Laut Tidur?

Beberapa orang tidur sangat nyenyak dan butuh waktu yang lama untuk membangunkan mereka!

Ikan tidak memiliki kelopak mata - mereka tidak membutuhkannya di bawah air karena debu tidak bisa masuk ke mata mereka. Tetapi ikan tetap saja tidur.

Beberapa (ikan) tidur di siang hari dan hanya bangun di malam hari, sementara yang lain tidur di malam hari dan terjaga sepanjang hari (seperti kamu dan aku).

Bagaimana ikan tahu kapan waktunya tidur?

Sangat mudah untuk mengetahui kapan ikan sedang tidur: mereka berbaring tak bergerak, sering kali di dasar atau dekat permukaan air.

Mereka lambat merespons hal-hal yang terjadi di sekitarnya, atau mungkin tidak merespons sama sekali (lihat beberapa ikan lele yang sedang tidur di bawah ini).

Jika kamu memperhatikan insang mereka, kamu akan melihat mereka bernapas dengan sangat lambat.

Orang-orang yang memiliki akuarium ikan di rumah pasti tahu bahwa ketika lampu dimatikan di malam hari, ikan-ikan akan menjadi jauh lebih tidak aktif.

Jika kamu menyalakan lampu di tengah malam, kamu akan melihat betapa tenangnya mereka.

Baca juga: Mengapa Burung Tidak Jatuh dari Dahan Pohon Saat Tidur?

Seperti halnya manusia, ikan memiliki jam internal yang memberi tahu mereka kapan harus melakukan hal-hal seperti tidur dan makan. Jadi, meskipun kamu tidak sengaja membiarkan lampu menyala di malam hari, ikan-ikan itu akan tetap tenang dan tidur.

Beberapa ilmuwan telah mempelajari tidur pada ikan yang hidup di gua-gua yang selalu gelap. Bahkan pada beberapa spesies ini, ada saat-saat aktivitas rendah yang terlihat seperti tidur.

Tentu saja tidak ada matahari terbit atau terbenam di dalam gua, sehingga ritme mereka sering kali berbeda dengan ikan yang hidup di permukaan di bawah sinar matahari yang cerah.

Beberapa ikan, seperti tuna dan hiu, harus berenang sepanjang waktu agar bisa bernapas. Kemungkinan ikan-ikan ini tidur dengan separuh otaknya pada satu waktu, seperti lumba-lumba.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau