Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Agustus 2023, 08:00 WIB
The Conversation,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Siapa selebriti paling pertama? - Grace, usia delapan tahun, Belfast, Irlandia Utara

Oleh: Harriet Fletcher

UNTUK menjawab pertanyaan ini, pertama-tama kita harus memikirkan tentang kesamaan yang dimiliki oleh orang-orang yang kita anggap sebagai selebritas.

Jika kita menguraikan rumus ketenaran, kita akan menemukan tiga hal penting: produk, audiens, dan industri.

Baca juga: Taylor Swift Peringkat Pertama Selebriti Penghasil Emisi Karbon Terbesar

Semua selebritas menghasilkan sesuatu. Ini bisa berupa film, acara televisi, musik atau konten media sosial. Produk ini kemudian dikonsumsi dan dinikmati oleh audiens. Sering kali, audiens ini disebut fandom.

Semua selebritas ada dalam industri tertentu seperti film Hollywood atau musik pop. Industri ini menciptakan ruang bagi selebritas untuk eksis dan memastikan bahwa produk mereka menjangkau audiens yang tepat.

Hal ini dapat dilakukan melalui pemasaran seperti poster iklan dan kampanye media sosial.

Rumus ketenaran ini dapat membantu kita mengetahui siapa selebritas modern pertama.

Meskipun tokoh-tokoh seperti Cleopatra, Henry VIII, atau Albert Einstein sangat terkenal, mereka tidak sesuai dengan model selebritas karena mereka tidak menghasilkan produk yang dijual kepada khalayak untuk hiburan.

Saya mempelajari sejarah selebritas. Menurut saya, selebritas pertama adalah Lord Byron, penyair romantis Inggris yang hidup dari tahun 1788 hingga 1824.

Lord Byron, si selebritas pertama

Lord Byron adalah salah satu penyair romantis Inggris yang paling terkenal. Penyair romantis adalah sekelompok penulis pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 yang tertarik pada alam, keindahan, dan imajinasi.

Kisah kebangkitan Byron menjadi bintang dimulai pada awal usia 20-an ketika ia memulai tur besar di Mediterania antara tahun 1809 dan 1811.

Baca juga: Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Mengapa Acara Pribadi Selebriti Masih Marak Disiarkan Langsung?

Tur besar ini merupakan perjalanan tradisional keliling Eropa bagi para pria muda kelas atas pada masa Byron, yang menandai mereka telah menjadi dewasa.

Perjalanan ini mirip dengan tahun jeda yang dilakukan oleh beberapa remaja saat ini sebelum mereka masuk ke universitas.

Selama perjalanan melalui negara-negara seperti Yunani dan Turki, ia mulai menulis sebuah puisi yang berjudul Childe Harold’s Pilgrimage.

Lord Bryon, Selebriti pertama di duniaShutterstock/Morphart Creation Lord Bryon, Selebriti pertama di dunia

Puisi tersebut mengisahkan tentang seorang pemuda yang bosan dengan kehidupan dan mencari pengalihan dan petualangan di luar negeri.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau