Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Banyak Spesies Monyet yang Ada di Dunia?

Kompas.com, 13 Juni 2024, 05:00 WIB
Monika Novena,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Monyet merupakan salah satu anggota primata yang hidup di planet ini.

Mereka terbagi dalam dua kelompok yaitu, Monyet Dunia Lama dan Monyet Dunia Baru.

Baca juga: Apakah Monyet di Alam Liar Juga Makan Pisang?

Seperti namanya, Monyet Dunia Baru sendiri muncul dalam sejarah evolusi dari Monyet Dunia Lama yang sudah ada sekitar 40 juta tahun yang lalu.

Contoh monyet Dunia Lama termasuk babon, dan mandrill. Sedangkan monyet Dunia Baru antara lain monyet howler, monyet laba-laba, monyet capuchin, dan tamarin.

Namun dengan berbagai risiko yang dihadapi monyet saat ini yang menempatkan mereka pada ambang kepunahan, kira-kira ada berapa banyak spesies monyet yang ada di dunia?

Mengutip A-Z Animals, ada lebih dari 200 spesies monyet di dunia ini.

Jumlah tersebut terdiri dari 138 spesies Monyet Dunia Lama dan 100 spesies Monyet Dunia Baru.

Monyet ditemukan tersebar di seluruh dunia kecuali Australia dan Antartika.

Mengapa tidak ditemukan di Australia padahal hutan hujan beriklim sedang merupakan pilihan yang tepat bagi habitat monyet.

Alasan ketiadaan itu kemungkinan karena pecahnya benua super Pangea 175 juta tahun yang lalu.

Primata, salah satunya monyet kemungkinan besar berada terlalu jauh dari Australia untuk menghuni benua baru tersebut.

Setelah Australia terpisah dari wilayah Pangea lainnya, tidak ada jalan bagi primata untuk sampai ke sana.

Baca juga: 4 Perbedaan Monyet dan Kera, Ukuran hingga Kecerdasan

Sementara di Antartika, alasannya tentu cukup jelas. Cuaca di sana terlalu dingin selain itu juga tidak ada hutan atau sumber makanan yang layak untuk menopang populasi monyet.

Meski mereka biasanya lebih menyukai hutan hujan, beberapa spesies juga hidup di daerah pegunungan atau sabana di Afrika. Monyet akan terus berpindah-pindah untuk mencari makanan.

Sayangnya, lebih dari separuh primata masuk dalam Daftar Merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau