Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 83, Menyimak Video 

Kompas.com, 29 Maret 2026, 10:00 WIB
Serafica Gischa

Editor

KOMPAS.com - Tugas menyimak video dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 sering membuat siswa bingung, terutama saat harus menjawab pertanyaan berbasis pemahaman isi video secara mendalam.

Salah satu materi yang dibahas adalah kisah Vito Egi, remaja berprestasi dari Surabaya yang aktif melestarikan seni budaya Jawa melalui karawitan dan tembang tradisional.

Kunci jawaban ini disusun lengkap dan runtut untuk membantu memahami isi video sekaligus mempermudah dalam menjawab soal dengan tepat.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Bergerak Bersama

Kegiatan 7

Menyinak, Mencatat, dan Menjawab Pertanyaan tentang Video secara Mandiri 

(Teks untuk dibacakan guru jika tidak ada akses internet atau pemutar video)

Vito Egi, Peserta Didik Berprestasi Penjaga Tradisi Seni Budaya Jawa

Vito Egi Nandriansyah menyusuri lorong sekolahnya, SMPN 3 Surabaya. Pelajar kelahiran 26 Januari 2003 itu termasuk peserta didik istimewa di sekolahnya.

Tepat 23 Juli, Vito mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Bersama empat peserta didik lainnya, Vito terpilih sebagai pemenang Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) kategori SMP.

"Alhamdulillah, senang rasanya bisa mendapat penghargaan itu," terangnya.

Peserta didik yang mengikuti kompetisi TMPI harus mengirimkan beberapa berkas persyaratan. Salah satunya membuat karya tulis tentang kondisi lingkungan dan apa yang telah diperbuat peserta.

"Nah, saat mengirim karya tulis itu, saya membawa tema tentang pelestarian tradisi, khususnya seni karawitan (alat musik tradisional) dan tetembangan (menyanyikan lagu-lagu tradisional)," jelasnya.

Peserta didik kelas sembilan itu memang sudah akrab dengan kesenian tersebut sejak kecil. Sejak duduk di bangku TK. Itu berawal dari kebiasaan kakeknya yang memutar lagu-lagu campursari.

Setelah terbiasa mendengarkan alunan lagu campursari, Vito mulai menjajal kemampuan berolah vokal saat duduk di bangku kelas empat SD. Saat itu, dia memilih bergabung dalam ekstrakurikuler tetembangan di sekolahnya.

Baca juga: 40 Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Kelas 9 dan Kunci Jawaban, Latihan Ujian 2026

Nyaman dengan kesenian tersebut. Vito memberanikan diri mengikuti kompetisi tetembangan antarpelajar se-Surabaya. Lomba yang pertama dia ikuti itu langsung mengantarkannya menjadi juara 1.

Penghargaan sebagai juara I tingkat kota itu membuat Vito makin bersemangat. Dia berlatih setiap hari untuk mengolah vokalnya. Beberapa pekan setelah lomba, dia mendapat tawaran untuk bergabung di grup karawitan Mekar Sari. Dia berposisi sebagai vokalis.

Selain berlatih vokal. Vito berusaha keras agar bisa memainkan berbagai alat musik tradisional. Khususnya, alat musik yang ada pada kesenian tradisional karawitan. Misalnya, demung, saron, bonang, hingga gong.

Keteguhan Vito belajar seni tradisi tersebut dilakukan lantaran prihatin melihat kondisi kesenian tradisional yang terus tergerus zaman. Terutama pada generasi muda yang terlihat tak acuh untuk melestarikannya.

Vito juga bersemangat mengajak teman-temannya untuk ikut belajar karawitan di sekolah.

Untuk menarik minat teman sebayanya itu, dia tidak segan memberi banyak "bumbu" tentang manfaat belajar kesenian karawitan. Misalnya, melatih saraf motorik, keseimbangan otak kanan dan kiri, hingga bisa mendapatkan berbagai prestasi.

Usaha tersebut ternyata berhasil. Pelan tapi pasti, makin banyak peserta didik yang ikut dalam ekstrakurikuler karawitan. Peserta didik yang sebelumnya tak acuh mulai tertarik pada kesenian yang sering dia promosikan itu. "Sekarang tambah ramai yang ikut ekstrakurikuler karawitan," jelasnya.

Keuletan Vito mengajak seluruh teman untuk mencintai seni tradisi itu punya tujuan. Dia tidak ingin generasi muda tercabut dari akar budayanya. Menurut dia, generasi unggul adalah generasi yang mampu bersaing pada zamannya sekaligus menjaga budaya leluhurnya.

Selain di lingkungan sekolah, pengenalan kesenian tradisional tersebut dilakukan Vito di sejumlah event. Misalnya, dengan tampil di kondangan pernikahan. Bersama grup SPEGA Laras SMPN 3, Vito bersama teman-temannya telah berkeliling ke beberapa kampung untuk menghibur para tamu undangan.

Baca juga: 55 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Kunci Jawaban untuk Latihan Ujian 2026

Vito sangat bersemangat menjalaninya. Dengan eksis di acara yang dihadiri banyak kalangan itu, dia ingin menunjukkan bahwa generasi muda saat ini masih tetap setia menjaga sení tradisi, bahkan tidak malu tur dari kampung ke kampung.

"Agar banyak orang yang tahu bahwa pemain campursari itu tidak harus orang yang telah berusia lanjut saja, tetapi juga ada yang masih muda dan segar," katanya.

(Dikutip dari Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX)

Menyimak 

Setelah menyimak video dan mencatat, jawablah pertanyaan secara mandiri. Tuliskan jawaban kalian di buku tulis.

  1. Siapa nama remaja berprestasi di dalam video tersebut?
    Remaja berprestasi dalam video tersebut adalah Vito Egi Nandriansyah, siswa SMPN 3 Surabaya.

  2. Apa yang dia lakukan hingga disebut sebagai remaja berprestasi?
    Vito disebut sebagai remaja berprestasi karena berhasil meraih penghargaan Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) dari Kemen PPPA serta aktif melestarikan seni budaya Jawa, khususnya karawitan dan tembang tradisional.

  3. Bagaimana pandangan remaja tersebut tentang prestasi yang diraihnya?
    Vito memandang prestasi sebagai hasil dari usaha, ketekunan, dan kecintaannya terhadap budaya tradisional, serta sebagai bentuk tanggung jawab untuk melestarikan warisan budaya.

  4. Berdasarkan video atau teks yang kalian simak, apa yang mendorong remaja itu bersikap atau melakukan hal-hal yang berbeda dari remaja umumnya?
    Yang mendorong Vito adalah kepeduliannya terhadap seni tradisional yang mulai ditinggalkan generasi muda, serta keinginannya untuk menjaga dan melestarikan budaya leluhur agar tidak hilang.

    Baca juga: 35 Soal TKA SD Kelas 6 Bahasa Indonesia 2026 Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan

  5. Adakah kata atau kalimat yang tidak kalian pahami dalam video tersebut?
    Beberapa istilah yang mungkin kurang dipahami adalah “karawitan” dan “tetembangan”.
    Karawitan adalah seni musik tradisional Jawa yang menggunakan gamelan, sedangkan tetembangan adalah kegiatan menyanyikan lagu-lagu tradisional Jawa.

  6. Menurut kalian, apakah setiap remaja mampu melakukan seperti yang dilakukan para remaja berprestasi dalam video tersebut? Sebutkan alasan kalian.
    Setiap remaja memiliki potensi untuk berprestasi seperti Vito, asalkan memiliki kemauan, ketekunan, dan rasa tanggung jawab terhadap apa yang ditekuni. Dukungan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam mencapai prestasi.

  7. Adakah remaja berprestasi yang tinggal di lingkungan kalian? Jika ada, prestasi apa yang dimiliki?
    Di lingkungan sekitar terdapat remaja berprestasi yang berhasil meraih juara lomba akademik dan non-akademik, seperti lomba olahraga dan seni, serta aktif dalam kegiatan sekolah.

Catatan: Kunci jawaban ini disajikan sebagai panduan bagi orangtua dalam mendampingi proses belajar siswa di rumah. Siswa disarankan mengerjakan secara mandiri terlebih dahulu. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa 
Skola
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
15 Jurusan Sepi Peminat di UNAIR untuk Acuan SNBT 2026: Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
35 Contoh Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Pembahasannya Untuk Latihan 
Skola
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
35 Contoh Soal TKA Matematika SMP dan Pembahasan, Tryout 2026
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 147 Kurikulum Merdeka, Puisi Diafan dan Prismatis
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka, Teks “Smong”
Skola
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 172 Kurikulum Merdeka, Teks Pidato OSIS
Skola
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Jam Berapa Pengumuman SNBP 2026? Ini Jadwal Resmi, Link Cek Hasil, dan Cara Melihatnya
Skola
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD Kelas 6 dan Pembahasan, Latihan Ujian 2026
Skola
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
40 Soal TKA SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia dan Matematika serta Pembahasan Lengkap untuk Latihan Ujian 2026
Skola
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya 
Skola
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
40 Ucapan Selamat Jumat Agung 2026 Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Skola
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Kapan Kamis Putih 2026? Ini Makna dan Peristiwa Pentingnya
Skola
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Ini Makna dan Hubungannya dalam Iman Kristiani
Skola
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Jumat Agung 2026 Tanggal Berapa? Ini Maknanya 
Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau