Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Israel Serang Iran, Akar Konflik Panjang Sejak Revolusi 1979 Hingga Ledakan di Teheran

Kompas.com, 28 Februari 2026, 15:13 WIB
Serafica Gischa

Editor

KOMPAS.com - Ledakan terdengar di Teheran ketika Israel melancarkan serangan yang memicu eskalasi terbaru dalam hubungan kedua negara tersebut. 

Ketegangan yang selama ini berlangsung dalam bayang-bayang kembali muncul secara terbuka. Peristiwa ini menambah daftar panjang konfrontasi Israel dan Iran di kawasan Timur Tengah.

Namun konflik tersebut bukanlah pertentangan yang lahir dalam hitungan hari. 

Akar permusuhan Israel dan Iran dapat ditelusuri hingga Revolusi Islam 1979, sebuah peristiwa yang mengubah arah politik Iran sekaligus membalikkan hubungan kedua negara dari kerja sama menjadi konfrontasi.

Baca juga: Mengapa Iran Tidak Runtuh, Meski Ditekan Barat Sejak Lama?

Hubungan Israel-Iran sebelum 1979

Hubungan Israel dan Iran tidak selalu dipenuhi ketegangan. 

Dalam kajian Marta Furlan di jurnal Israel Affairs, kedua negara justru pernah menjalin kerja sama strategis yang erat sejak berdirinya Israel pada 1948 hingga Revolusi Islam Iran pada 1979.

Pada masa itu, Iran di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi memandang Israel sebagai mitra geopolitik penting. 

Israel menerapkan doktrin “periphery” untuk membangun aliansi dengan negara-negara non-Arab di kawasan, termasuk Iran, guna mengimbangi tekanan dari negara-negara Arab.

Kerja sama tersebut mencakup bidang militer, intelijen, dan energi. Iran menjadi salah satu pemasok minyak utama bagi Israel. Setelah Perang Enam Hari 1967, kedua negara bahkan mendirikan pipa minyak Eilat–Ashkelon untuk memperluas akses ekspor minyak Iran ke Eropa.

Kolaborasi juga meluas ke sektor teknologi, pertanian, serta keamanan. Hubungan bilateral berlangsung secara pragmatis dan sebagian besar dilakukan secara tertutup demi kepentingan strategis masing-masing pihak.

Baca juga: Akhir Perang Iran dan Irak Setelah Bertempur Selama 1980-1988

Revolusi 1979 dan perubahan ideologi 

Transformasi hubungan Israel–Iran terjadi setelah Revolusi Islam 1979 menggulingkan Shah dan melahirkan Republik Islam Iran di bawah Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian rezim, tetapi pergeseran mendasar dalam orientasi ideologis dan kebijakan luar negeri Iran terhadap Israel.

Pemerintahan baru Iran memutus seluruh hubungan diplomatik dengan Israel dan menjadikan anti-Zionisme sebagai bagian dari identitas politik negara. 

Israel tidak lagi dipandang sebagai mitra strategis, melainkan sebagai lawan ideologis dan politik.

Sejak saat itu, hubungan kedua negara bergerak dalam pola permusuhan yang dipengaruhi faktor ideologi, keamanan, dan perebutan pengaruh regional.

Halaman:


Terkini Lainnya
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Sejarah April Mop: Mengungkap Asal-usul Hari Prank Sedunia dan Lelucon Paling Ikonik dalam Sejarah
Stori
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal? Ini Faktor Global, Kebijakan, hingga Krisis Energi
Stori
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Penangkapan Pangeran Diponegoro 28 Maret 1830, Akhir Perang Jawa yang Bersejarah
Stori
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Apa Itu Lebaran Ketupat? Ini Sejarah, Tradisi, dan Filosofinya di Bulan Syawal
Stori
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Kenapa Iran Sering Disebut Negara Arab? Ini Fakta Sejarahnya
Stori
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Sejarah Pearl Harbor: Serangan Jepang yang Mengubah Arah Perang Dunia II
Stori
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Sejarah Halalbihalal di Indonesia: Dari Tradisi Jawa hingga Strategi Politik Soekarno
Stori
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Sejarah Hari Nyepi: Makna, Nilai, dan Rangkaian Upacara Tahun Baru Saka
Stori
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Mengenal Tawur Kesanga, Upacara Sebelum Nyepi yang Sarat Makna dan Filosofi
Stori
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Rudal Sejjil Iran: Sejarah Senjata Balistik yang Mengubah Kekuatan Timur Tengah
Stori
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Sejarah Sistem Teritorial TNI: Dari Perang Gerilya hingga Lahirnya Jabatan Kaster
Stori
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Sejarah Rudal: Dari Batu Ketapel Kuno hingga Senjata Mutakhir Iran dan Hizbullah
Stori
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Sejarah Istilah Mudik di Indonesia: Dari Tradisi Lama hingga Fenomena Sosial Lebaran
Stori
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Mengapa Lailatul Qadar Disebut Malam Kemuliaan? Ini 5 Alasan Keistimewaannya dalam Islam
Stori
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Sejarah Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau