Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Ras Anjing Pendamping yang Cocok Dipelihara di Usia Tua

Kompas.com, 25 April 2024, 13:30 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Anjing telah hidup berdampingan dengan masunai sejak lama. Mereka bisa menjadi teman peliharaan yang menyenangkan.

Memiliki seekor anjing telah terbukti meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan interaksi sosial, dan meningkatkan kesehatan, menurut WebMD.

Anjing juga bisa menjadi sahabat yang baik bagi orang lanjut usia karena dapat mengurangi rasa kesepian. Mereka juga meningkatkan kebugaran fisik dan mengurangi kecemasan.

Seekor anjing dapat menjadi teman yang baik bagi orang lanjut usia yang tinggal sendirian atau yang memiliki lebih banyak waktu untuk dihabiskan setelah masa kerja telah berlalu.

Namun, penting untuk memilih anjing yang tepat agar sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan Anda di usia lanjut.

Baca juga: 7 Masalah Perilaku pada Anjing Peliharaan dan Cara Mengatasinya


Rekomendasi ras anjing terbaik untuk lansia

Ras anjing terbaik untuk lansia adalah yang memiliki tingkat energi sedang, dan sebagian besar memiliki ukuran tubuh lebih kecil.

Dikutip dari laman The Spruce Pets, berikut adalah beberapa rekomendasi ras anjing yang cocok dipelihara saat usia tua:

  1. Bichon Frise
  2. Cavalier King Charles Spaniel
  3. French Bulldog
  4. Greyhound
  5. Maltese
  6. Pembroke Welsh Corgi
  7. Pomeranian
  8. Poodle
  9. Shih Tzu
  10. West Highland White Terrier.

Baca juga: Cara Mengakrabkan Kucing dan Anjing Peliharaan, Berikut Tahapannya

Jenis anjing yang paling cocok sebagai pendamping akan bervariasi untuk setiap orang, tergantung pada gaya hidup dan kemampuannya.

Pastikan untuk menemukan jenis anjing yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan Anda.

Tips memilih anjing untuk lansia

Dilansir dari laman Forbes, berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih anjing peliharaan untuk orang tua:

  • Usia anjing. Direkomendasikan anjing besar berusia antara 5 sampai 7 tahun atau ras anjing kecil berusia antara 8 hingga 10 tahun.
  • Tingkat energi. Jika Anda bukan seseorang yang suka berjalan-jalan setiap hari, pertimbangkan untuk memelihara anjing kecil atau yang tidak terlalu aktif bergerak.
  • Ukuran. Anjing kecil (antara 3,6 hingga 9 kilogram ketika sudah dewasa) biasanya lebih baik untuk manula.
  • Pemeliharaan. Jenis perawatan dan kebutuhan anjing, serta biaya perlu menjadi pertimbangan.
  • Karakter dan kepribadian. Penting untuk mengetahui kepribadian ras anjing yang dipilih memiliki temperamen yang Anda sukai.

Baca juga: Mengenal 5 Tipe Bulu Anjing dan Cara Merawatnya

Manfaat memelihara anjing di usia tua

Manfaat memlihara anjing di usia tua.iStockphoto/PeopleImages Manfaat memlihara anjing di usia tua.

Ada beberapa manfaat utama yang dapat diperoleh para lansia ketika memelihara anjing di rumahnya:

1. Menjaga Anda tetap bugar

Memiliki anjing peliharaan di usia lanjut dapat menjaga Anda tetap bugar. Sebab, Anda bisa tetap aktif dengan bermain atau mengajak mereka jalan-jalan.

Sebuah penelitian menemukan orang lanjut usia yang memiliki anjing lebih aktif, makan lebih baik, dan memiliki kadar gula darah lebih baik dibandingkan orang yang tidak memiliki anjing.

Baca juga: 7 Cara Anjing Menunjukkan Kasih Sayang pada Pemiliknya, Salah Satunya Melalui Kontak Mata

2. Menciptakan struktur hidup

Memelihara anjing di usia tua membantu menciptakan struktur yang tetap terjaga dengan baik dalam hidup Anda.

Anjing memerlukan rutinitas untuk makan, berjalan, dan buang air, yang juga menambah struktur dan tujuan hidup Anda.

3. Mengurangi rasa sepi

Anjing peliharaan dapat membantu mengurangi perasaan kesepian dan isolasi. Mereka juga membantu para lansia untuk keluar dari lingkungannya, seringkali menjalin hubungan sosial baru.

Di sisi lain, memiliki hewan peliharaan yang hidup dan bernapas di rumah dapat membuat Anda tidak merasa terlalu sendirian.

Baca juga: 7 Rekomendasi Ras Anjing Penjaga Terbaik, Cocok Dipelihara untuk Mengamankan Rumah

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
Tren
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau