Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Manfaat Memelihara Anjing bagi Lansia, Salah Satunya Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Kompas.com, 17 Juni 2024, 12:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Anjing telah hidup berdampingan dengan manusia sejak lama dan telah menjadi hewan peliharaan yang cukup populer.

Tidak hanya sekadar menjadi teman peliharaan, anjing juga membantu manusia dalam berbagai hal, termasuk berburu, bekerja, menggembala, dan menjaga.

Beberapa penelitian telah melaporkan manfaat fisiologis dan emosional dari interaksi dengan hewan, terutama anjing.

Memiliki seekor anjing juga telah terbukti meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan interaksi sosial, dan meningkatkan kesehatan.

Anjing juga bisa menjadi sahabat yang baik bagi orang lanjut usia karena dapat mengurangi rasa kesepian, meningkatkan kebugaran fisik, hingga mengurangi kecemasan.

Baca juga: 7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung


Manfaat memelihara anjing di usia tua

Berikut beberapa manfaat utama yang dapat diperoleh para lansia ketika memelihara anjing:

1. Menjaga Anda tetap bugar

Dikutip dari laman Forbes, memiliki anjing peliharaan di usia lanjut dapat menjaga Anda tetap bugar. Sebab, Anda bisa tetap aktif dengan bermain atau mengajak mereka jalan-jalan.

Sebuah penelitian menemukan orang lanjut usia yang memiliki anjing lebih aktif, makan lebih baik, dan memiliki kadar gula darah lebih baik dibandingkan orang yang tidak memiliki anjing.

Baca juga: Berbeda dengan Manusia, Begini Cara Anjing Melihat Warna dan Dunia

2. Menciptakan struktur hidup

Memelihara anjing di usia tua membantu menciptakan struktur yang tetap terjaga dengan baik dalam hidup Anda.

Anjing memerlukan rutinitas untuk makan, berjalan, dan buang air, yang juga menambah struktur dan tujuan hidup Anda.

3. Mengurangi rasa sepi

Anjing peliharaan dapat membantu mengurangi perasaan kesepian dan isolasi. Mereka juga membantu para lansia untuk keluar dari lingkungannya, seringkali menjalin hubungan sosial baru.

Di sisi lain, memiliki hewan peliharaan yang hidup dan bernapas di rumah dapat membuat Anda tidak merasa terlalu sendirian.

Baca juga: Alasan Anjing Peliharaan Melakukan Gerakan Memutar Sebelum Berbaring

4. Memberi bantuan mobilitas

Untuk lansia yang mengalami masalah mobilitas, keseimbangan, dan yang mengandalkan kursi roda atau alat bantu jalan, anjing dapat membantu.

Dilansir dari laman United Disabilities Services, anjing penolong dilatih untuk membantu Anda berjalan, berdiri, atau melakukan tugas sehari-hari.

Hal ini dapat mencakup membuka pintu, menyalakan lampu, mendorong kursi roda, mengambil barang, dan menjaga agar Anda tetap stabil saat berjalan atau berdiri diam.

Halaman:


Terkini Lainnya
Trump Bentuk Dewan Sains, Dipenuhi Taipan, Hanya Ada 1 Ilmuwan
Trump Bentuk Dewan Sains, Dipenuhi Taipan, Hanya Ada 1 Ilmuwan
Tren
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
10 Orang Terkaya di Dunia Awal April 2026 Versi Forbes, Kekayaan Elon Musk Rp 13.862 triliun
Tren
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau