Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Menghilangkan Kutu pada Kucing Peliharaan, Mudah Dilakukan di Rumah

Kompas.com, 2 Juli 2024, 12:45 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Kutu adalah serangga berukuran sangan kecil dan sangat aktif. Mereka dapat menempel pada hewan dan masuk ke dalam bulu hingga ke kulit.

Di sana, kutu akan bersembunyi sambil menggigit dan menghisap darah. Hal ini dapat menyebabkan rasa gatal yang parah, reaksi alergi, hingga peradangan.

Hewan peliharaan, termasuk kucing rumahan, bisa terkena kutu. Begitu kucing peliharaan terserang, kutu akan berkembang biak dengan cepat.

Cara paling umum kutu masuk ke rumah Anda adalah melalui hewan peliharaan lain yang masuk ke dalam rumah setelah berada di luar rumah.

Kucing juga bisa terkena kutu dari hewan peliharaan tetangga, lingkungan baru, dan satwa liar lokal lainnya seperti burung, kelinci, tupai, dan lain-lain.

Baca juga: Benarkah Pelihara Kucing Bikin Susah Hamil? Ini Penjelasan Dokter


Ciri kucing terserang kutu

Kutu dapat hidup di mana saja pada kucing Anda, tetapi gigitan kutu biasanya ditemukan di beberapa tempat umum, seperti kepala dan leher, pangkal ekor, kaki belakang dan punggung.

Mengutip laman Be Chewy, berikut beberapa tanda atau gejala yang mengindikasikan kucing peliharaan Anda terserang kutu:

  • Benjolan merah muda: Gigitan kutu kucing tampak seperti benjolan tunggal, menonjol, atau sekumpulan benjolan yang berkumpul menjadi satu.
  • Ruam: Saat kucing mengalami rasa gatal yang lebih parah, gigitan kutu dapat muncul seperti ruam yang meluas.
  • Keropeng: Karena kulit yang gatal, kucing dapat mengalami lecet dan infeksi kulit akibat menggunakan kukunya untuk menggaruk.
  • Sering terlihat serangga kecil berwarna hitam atau cokelat kemerahan pada bulu kucing Anda.
  • Menggaruk atau menggigit secara intens dan panik akibat gigitan kutu
  • Perawatan berlebihan sehingga menyebabkan kerontokan pada bulunya.
  • Menyebabkan kucing menunjukkan beberapa perubahan perilaku yang serius, seperti agitasi dan kegelisahan.

Baca juga: Bukan Hanya Bentuk Perawatan, Ini 6 Alasan Kucing Peliharaan Menjilat Tubuhnya Sendiri

Tips menghilangkan kutu pada kucing

Cara menghilangkan kutu pada kucing.Shutterstock/KDdesign_photo_video Cara menghilangkan kutu pada kucing.

Kutu berkembang biak dengan cepat, dan menjadi serius jika dibiarkan dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan masalah bagi kucing peliharaan Anda.

Dilansir dari laman WebMD, berikut ini beberapa tips perawatan untuk menghilangkan kutu pada kucing peliharaan:

1. Mandikan kucing peliharaan

Solusi pertama untuk membasmi kutu pada kucing adalah dengan memandikan mereka. Anda bisa menggunakan air hangat atau air biasa, dan gunakan sabun lembut.

Jika Anda ingin menggunakan sampo kutu atau produk serupa, pastikan untuk mengonsultasikannya dengan dokter hewan terlebih dahulu.

Meskipun mandi dapat membantu menghilangkan kutu, hindari memandikan hewan kucing terlalu sering. Bicaralah dengan dokter hewan Anda untuk menentukan porsi yang tepat.

Baca juga: Kucing Langka Lynx Iberia Tak Lagi Masuk Daftar Hewan Terancam Punah

2. Menyisir bulunya

Kutu sangat kecil, cepat, dan sulit ditangkap. Salah satu cara untuk menyingkirkannya dari bulu hewan peliharaan Anda adalah dengan menggunakan sisir kutu.

Mencelupkan sisir ke dalam campuran air dan sabun akan membantu menangkap kutu dan mencegahnya melompat menjauh.

Halaman:


Terkini Lainnya
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
Tren
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau