KOMPAS.com - Musim hujan kerap membawa masalah baru di rumah, salah satunya meningkatnya kehadiran lalat.
Untungnya, ada banyak cara efektif mengusir lalat saat musim hujan.
Diketahui, kondisi lingkungan yang lebih lembap dan banyaknya genangan air menciptakan tempat berkembang biak ideal bagi serangga ini.
Tak hanya mengganggu kenyamanan, lalat juga berpotensi membawa bakteri penyebab penyakit.
Direktur Senior Quality Assurance sekaligus ahli entomologi utama di Aptive Environmental, Trenton Frazer mengatakan, metode ramah lingkungan dapat menjadi solusi yang efektif.
“Beberapa cara alami favorit saya untuk mengusir lalat itu sederhana, aman, dan mudah diterapkan di rumah,” ujarnya.
Pendekatan alami ini tidak hanya lebih aman bagi keluarga dan hewan peliharaan, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara dan lingkungan rumah tetap sehat.
Baca juga: Ragam Cara Ampuh Usir Lalat dengan Bahan Alami Menurut Ahli
Agar tidak mengganggu kenyamanan, berikut metode praktis yang dapat Anda lakukan untuk mengusir lalat menurut Frezer dilansir dari The Spruce, (24/5/2025).
Lalat mudah terpancing oleh aroma manis dan hasil fermentasi. Hal inilah yang membuat cuka sari apel menjadi umpan alami yang efektif.
Frazer menyarankan pemanfaatan bahan dapur ini sebagai perangkap sederhana.
“Cukup tuangkan sedikit cuka sari apel ke dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastik wrap, lalu buat beberapa lubang kecil di permukaannya. Bau cuka akan menarik lalat untuk masuk, namun mereka sulit keluar dan akhirnya terperangkap,” jelasnya.
Lalat kerap tertarik pada beragam aroma dari makanan dan cairan yang ada di rumah. Tanpa disadari, aroma makanan bisa mengundang mereka masuk.
Untuk mengatasinya, penggunaan tanaman herbal bisa menjadi cara alami yang ampuh.
Herbal beraroma kuat seperti kemangi dan mint dapat ditempatkan di area yang menjadi jalur masuk lalat, misalnya di dekat pintu, jendela, maupun teras.
Keharuman tajam dari tanaman ini mampu menutup aroma yang memancing lalat, sekaligus membuat mereka enggan mendekat.
Baca juga: Koloni Lalat Serbu Tiga Desa di Bojonegoro, Apa Penyebabnya?