Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update Harga Emas Hari Ini 23 Januari 2026: Antam Naik, UBS Hampir Rp 3 Juta Per Gramnya

Kompas.com, 23 Januari 2026, 11:15 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Pada Jumat (23/1/2026) hari ini, harga emas terus menunjukkan pergerakan yang bervariasi dibanding sehari yang lalu.

Untuk harga emas Antam tercatat naik Rp 90.000 per gram. Sementara emas UBS dan emas Galeri24 juga mengalami kenaikan harga.

Pergerakan ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin memantau emas untuk dijadikan investasi atau hanya sekedar melakukan pembelian atau malah menjual emas.

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini 22 Januari 2026: Antam Turun, UBS Tembus Rp 2.918.000

Harga emas Antam, UBS, dan Galery24 terus melejit

Data terbaru hari ini, harga emas Antam 1 gram pada 23 Januari 2026 berada pada level Rp 2.880.000.

Tentunya, angka ini naik dibanding harga 22 Januari 2026 yang masih berada di harga Rp 2.790.000 per gramnya.

Sedangkan harga emas UBS di Pegadaian mengalami perubahan atau kenaikan Rp 38.000. Harga emas UBS 1 gram tercatat Rp 2.956.000 per gram, atau hampir Rp 3 juta.

Di sisi lain, harga emas Galeri24 juga mengalami kenaikan harga, besarnya Rp 61.000 per gramnya.

Pada perdagangan 23 Desember 2026, harga emas Galeri24 1 gram tercatat Rp 2.915.000 per gram.

Harga emas hari ini, 23 Januari 2026

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.529.000
  • 1 gram: Rp 2.915.000
  • 2 gram: Rp 5.740.000
  • 5 gram: Rp 14.247.000
  • 10 gram: Rp 28.418.000
  • 25 gram: Rp 70.868.000
  • 50 gram: Rp 141.624.000
  • 100 gram: Rp 283.108.000
  • 250 gram: Rp 706.031.000
  • 500 gram: Rp 1.412.061.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp 2.824.121.000

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini 20 Januari 2026: UBS, Galeri24, dan Antam Terus Melejit

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.597.000
  • 1 gram: Rp 2.956.000
  • 2 gram: Rp 5.866.000
  • 5 gram: Rp 14.494.000
  • 10 gram: Rp 28.836.000
  • 25 gram: Rp 71.946.000
  • 50 gram: Rp 143.598.000
  • 100 gram: Rp 287.082.000
  • 250 gram: Rp 717.493.000
  • 500 gram: Rp 1.433.303.000

Harga Emas Antam hari ini

  • 0,5 gram: Rp 1.490.000
  • 1 gram: Rp 2.880.000
  • 2 gram: Rp 5.700.000
  • 3 gram: Rp 8.525.000
  • 5 gram: Rp 14.175.000
  • 10 gram: Rp 28.295.000
  • 25 gram: Rp 70.612.000
  • 50 gram: Rp 141.145.000
  • 100 gram: Rp 282.212.000
  • 250 gram: Rp 705.265.000
  • 500 gram: Rp 1.410.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.820.600.000

Jadi, jika dibanding dengan perdagangan harga emas pada 22 Januari 2026, terjadi kenaikan pada emas Antam, Galeri24, dan UBS.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini, 19 Januari 2026, Melejit, Antam, UBS, Galeri24 Kompak Tembus Rp 2,7 Juta

Pergerakan yang beragam ini menunjukkan bahwa harga emas domestik masih cukup bagus dan bisa dijadikan alat investasi masa depan karena terjadi kenaikan harga per gramnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Ancaman Nyata Pesisir Utara Jawa: Pekalongan, Semarang, Jakarta Bisa Tenggelam
Tren
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Berlaku 1 April 2026, Ini 7 Aturan Baru Transformasi Budaya Kerja, WFH ASN hingga Efisiensi Perjalanan Dinas
Tren
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Resmi Berlaku 1 April 2026, Ini Batas Pembelian BBM Subsidi per Kendaraan
Tren
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
5 Fakta 3 Prajurit TNI Gugur karena Serangan Israel ke Lebanon, IDF Tak Mau Disalahkan
Tren
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Analisis Geospasial: Hujan Bukan Satu-satunya Penyebab Banjir dan Longsor di Indonesia, Apa Saja?
Tren
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Resmi, Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Per 1 April 2026
Tren
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Respons Strategis Asia terhadap Krisis Energi Global 2026: Indonesia Terapkan WFH, Sri Lanka Rabu Libur
Tren
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Jangka Waktu Terus Diperpanjang, Pakar Sebut AS Sudah Tak Lagi Kendalikan Perang Iran
Tren
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Sudah Berapa Orang yang Tewas Usai AS-Israel Serang Iran dan di Mana Saja?
Tren
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Tren
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Pesawat Sengaja Dijatuhkan di Meksiko, Ini Kursi Paling Aman Menurut Hasil Uji
Tren
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Harga BBM April 2026 Tetap, Stok di Indonesia Aman? Ini Kata Pertamina
Tren
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Pink Moon Muncul 1–2 April 2026, Ini Bedanya dengan Bulan Purnama Biasa
Tren
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
PLN Beri Potongan Rp 10.000 Bayar Listrik via PLN Mobile, Ini Jadwalnya
Tren
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Ini Untung-Rugi dari Sudut Psikologi Kerja
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau