Penulis
KOMPAS.com - Seorang politikus di Malaysia diminta mencopot papan nama bergambar dirinya dari tiang lampu tenaga surya yang ia sumbangkan, menyusul adanya keluhan dari masyarakat.
Dilaporkan World of Buzz (23/3/2026), politikus tersebut adalah Datuk Tan Lek Khang, yang sebelumnya menyumbangkan sekitar 100 lampu tenaga surya untuk menerangi jalan di Segamat, Johor, yang selama ini tidak memiliki penerangan.
Namun, papan nama yang menampilkan foto dirinya di tiang-tiang lampu tersebut menuai protes.
Baca juga: Mobil Hindari Anjing, Kecelakaan di Malaysia Tewaskan 1 WNI dan Lukai 4 Lainnya
Dinas Pekerjaan Umum Malaysia atau Public Works Department (JKR) kemudian memerintahkan agar papan nama tersebut dicopot.
Melalui unggahan di Facebook pada Jumat (20/3/2026), Tan menjelaskan bahwa pihak JKR akhirnya harus membantu mencopot papan nama tersebut, karena timnya sudah lebih dulu libur dalam rangka Hari Raya Idul Fitri saat perintah itu diterima.
“Saya telah mencatat keluhan yang diterima JKR terkait papan nama pada tiang lampu tenaga surya yang saya sumbangkan. Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada pihak dinas karena tidak dapat mencopot papan tersebut tepat waktu,” tulisnya.
Ia menjelaskan, saat perintah disampaikan melalui WhatsApp, para pekerja, vendor, hingga relawan sudah memasuki masa libur Lebaran.
Tan juga mengungkapkan bahwa perintah tersebut muncul setelah adanya keluhan dari sejumlah pihak.
Mereka menilai papan nama bergambar dirinya berpotensi mengganggu keselamatan dan membingungkan pengguna jalan.
Baca juga: Saksi Ditekan Polisi, Pria Ini Dipenjara 39 Tahun atas Kejahatan yang Tak Pernah Dilakukan
Menanggapi hal itu, Tan menyampaikan sindiran.
“Saya diberi tahu bahwa ada pihak yang menganggap papan nama tersebut lebih mengganggu dibandingkan jalan yang telah gelap selama puluhan tahun. Jika itu benar, maka itu pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati keputusan otoritas setempat dan memastikan bahwa seluruh papan nama tersebut kini telah dicopot.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang