Penulis
KOMPAS.com - Artikel yang memuat daftar tarif listrik per 1 April 2026 dan simulasi pembelian token Rp 50.000 memuncaki daftar Populer Tren kali ini.
Di bawahnya, ada berita terkait bertambahnya jumlah TNI yang gugur sebagai pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon akibat serangan Israel.
Artikel di Kanal Tren Kompas.com yang paling banyak dibaca selanjutnya, yakni memuat penjelasan Pertamina mengenai isu kenaikan BBM per hari ini.
Baca juga: [POPULER TREN] Iran Salahkan AS-Israel soal Krisis Energi | Biaya Lewati Selat Hormuz
Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman daftar Populer Tren edisi Selasa (31/3/2026) hingga Rabu (1/4/2026) pagi yang dapat Anda simak:
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif listrik yang berlaku mulai 1 April 2026. Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, tarif listrik triwulan II (April-Juni) Tahun 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Keputusan tersebut ditetapkan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
Lantas, berapa kWh yang didapat jika beli token Rp 50.000? Baca perhitungannya di sini
Dua personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian gugur di Lebanon selatan pada Senin (30/3/2026), akibat ledakan yang menghancurkan kendaraan mereka.
Demikian dilaporkan media Internasional BBC pada Selasa (31/3/2026), yang mengutip pernyataan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), badan PBB yang bertugas menjaga keamanan di Lebanon.
UNIFIL sendiri mengeluarkan rilis pada Senin malam terkait insiden yang menewaskan dua lagi personel pasukan perdamaian mereka. Tapi, tidak menyebut asal negara maupun identitas personel tersebut.
Baca selengkapnya di sini
Lini masa media sosial X ramai membahas soal potensi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) mulai Rabu (1/4/2026).
Informasi tersebut muncul di tengah kenaikan harga minyak dunia yang terjadi akibat konflik Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz.
Kenaikan harga diprediksi tak hanya terjadi pada BBM non-subsidi, melainkan juga BBM subsidi seperti Pertalite.
Lantas, apa respons Pertamina? Baca selengkapnya di sini
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif listrik untuk periode triwulan II (April-Juni) tahun 2026.