BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya memahami karakter masyarakat Sunda untuk mendukung dakwah dan pemberdayaan umat.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Acara Pelantikan Pengurus DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) Jawa Barat dan Halal Bihalal 1447 Hijriah di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3/2026).
Ia mengatakan, tanah Sunda yang subur membuat masyarakat cenderung tidak merantau jauh sehingga membentuk karakter sosial yang khas.
"Karena tanah Sunda begitu subur, masyarakatnya cenderung tidak merantau jauh," kata Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Dedi Mulyadi Pernah Tawarkan Tampung Satwa, Kini Siap Benahi Bandung Zoo
Menurut Dedi, pemahaman karakter ini penting agar program dakwah dan pemberdayaan umat bisa berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan budaya lokal di Jawa Barat.
"Ini menjadi refleksi mendalam tentang karakter sosial masyarakat Jawa Barat dan relevansinya bagi gerakan dakwah serta pemberdayaan umat yang dilakukan PUI," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pelantikan pengurus DPW PUI Jawa Barat periode 2026-2031 digelar bersamaan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah.
Sementara itu, Ketua DPW PUI Jawa Barat Safullah Maruf mengatakan kepengurusan baru harus solid dan aktif menjalankan program dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial di masyarakat.
"Bahwa kepengurusan baru harus menjadi motor penggerak dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Barat," katanya.
Dalam pelantikan tersebut, DPP PUI melantik 47 orang pengurus yang terdiri dari Dewan Pertimbangan Wilayah dan Dewan Pengurus Wilayah.
Baca juga: Dedi Mulyadi Buka Akses Rutilahu, Begini Syarat dan Cara Mengajukan Bantuan Rumah Tak Layak Huni
Ketua DPP PUI Raizal Arifin menambahkan, pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi kerja sama antara pengurus pusat dan daerah agar program organisasi berjalan dengan baik.
"Untuk memperkuat jaringan organisasi dan memastikan program-program PUI berjalan efektif dan berdampak," tutur Raizal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang