KOMPAS.com - Cole Palmer belakangan kembali dikabarkan berpikir untuk hengkang dari Chelsea dengan Manchester United menjadi peminat terdepan.
Cole Palmer dikabarkan tengah kecewa berat dengan kehidupannya di Chelsea dan kembali berpikir untuk hengkang dari Chelsea di bursa transfer musim panas 2026.
Berita ini tentu bakal disambut gembira oleh Manchester United, Real Madrid, dan Bayern Muenchen yang disebut meminati Cole Palmer.
Dilansir dari Goal, Cole Palmer belakangan mulai frustrasi soal pergantian taktik Chelsea di bawah pelatih baru, Liam Rosenior.
Chelsea saat ini berada di peringkat keenam klasemen Liga Inggris dengan mengemas 48 poin dari 31 penampilan.
Baca juga: Komitmen Moises Caicedo bersama Chelsea di Tengah Incaran Real Madrid
Striker Bournemouth, Antoine Semenyo (kanan), mengoper bola di depan gelandang Chelsea, Cole Palmer (kiri), pada laga Liga Premier Inggris Chelsea vs Bournemouth di Stamford Bridge, London, pada 30 Desember 2025.Cole Palmer dikabarkan kesulitan untuk menyesuaikan dengan struktur tim Chelsea yang dimainkan oleh Liam Rosenior.
Selain itu, eks pemain akademi Manchester City ini juga dikabarkan tidak bahagia di Chelsea, terutama selepas hengkangnya Nicolas Jackson ke Bayern Muenchen dengan status pinjaman pada Desember 2025.
Selepas Jackson hengkang ke Bayern Muenchen, Chelsea kemudian mendatangkan dua penyerang pengganti, yaitu Joao Pedro dari Brighton dan Liam Delap dari Ipswich.
Kondisi Cole Palmer yang mulai jengah dengan keadaan Chelsea kini kabarnya membuat kubu Old Trafford segera mengambil ancang-ancang.
Bersama dengan Manchester United, ada Real Madrid dan Bayern Muenchen yang kini dikabarkan berminat untuk merekrut Cole Palmer di bursa transfer musim panas 2026.
Baca juga: Kata Enzo Fernandez soal Peluang Hengkang dari Chelsea ke Real Madrid
Sedangkan, status Cole Palmer di Chelsea tidak tersentuh atau tidak akan dijual pada bursa transfer musim panas 2026.
Palmer terikat kontrak di Chelsea hingga 2033 dengan nilai transfer mencapai 150 juta poundsterling (sekitar 3,3 triliun rupiah).
Sebelumnya, Manchester United sempat mengirim sang Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, saat Palmer masih menjadi pemain akademi Manchester City
Dengan Wilcox yang senang dengan karakter Palmer, maka peluang Manchester United untuk melakukan negosiasi tentu semakin besar.
Sementara, Cole Palmer sendiri tengah mengalami periode buruk bersama Chelsea seiring kekalahan 0-3 dari Everton di Liga Inggris dan eliminasi oleh PSG di 16 besar Liga Champions dengan agregat sangat telak 2-8.
Baca juga: Rosenior dalam Tekanan, Fabregas Kembali Dikaitkan Chelsea
Mengacu kemungkinan bahwa Chelsea tidak akan bermain di Liga Champions musim 2026-2027, maka peluang Manchester United, Bayern Muenchen, dan Real Madrid melakukan negosiasi akan lebih besar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang