Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil F1 GP Jepang 2026: Kimi Antonelli Menang Beruntun, Ukir Rekor

Kompas.com, 29 Maret 2026, 16:15 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

Sumber AFP

KOMPAS.com - Pebalap Mercedes, Kimi Antonelli, terus menunjukkan taji. Ia memenangi F1 GP Jepang dan mengemas rekor sebagai pemimpin klasemen termuda F1.

Kimi Antonelli finis pertama dalam balapan F1 GP Jepang 2026 yang digelar di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3/2026).

Pebalap asal Italia tersebut mengantongi keunggulan 13,722 detik atas jagoan McLaren, Oscar Piastri.

Sementara Charles Leclerc dari Ferrari menyusul di posisi ketiga dengan selisih 1,548 detik.

Antonelli yang baru berusia 19 tahun itu memulai balapan dengan kurang meyakinkan meski start dari pos terdepan.

Ia lantas memanfaatkan momen kemunculan safety car di tengah balapan untuk merebut posisi terdepan.

Baca juga: Konflik Iran-AS Kacaukan Jadwal Penerbangan, F1 GP Australia Tetap Jalan

“Kecepatan kami luar biasa hari ini,” ujar Antonelli kepada timnya, dilansir dari AFP.

Kemenangan di F1 GP Jepang membuat Antonelli mengoleksi total 72 poin dan berhak memuncaki klasemen pebalap. Ia unggul sembilan angka dari rival terdekat.

Hasil di Jepang melanjutkan momentum positif Antonelli yang pada seri sebelumnya meraih kemenangan pertama dalam karier di Grand Prix China.

“Masih terlalu dini untuk memikirkan gelar juara, tetapi kami berada di jalur yang baik,” kata Antonelli.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi tanpa safety car, tetapi itu jelas membuat segalanya lebih mudah bagi saya,” ucapnya.

Kimi Antonelli (kir) merayakan kemenangan di podium setelah Grand Prix Formula 1 Jepang di sirkuit Suzuka di Suzuka, prefektur Mie pada 29 Maret 2026. (Foto oleh ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS Kimi Antonelli (kir) merayakan kemenangan di podium setelah Grand Prix Formula 1 Jepang di sirkuit Suzuka di Suzuka, prefektur Mie pada 29 Maret 2026. (Foto oleh ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)

George Russell Finis Keempat

Rekan setimnya di Mercedes, George Russell, harus puas finis di posisi keempat. Russel pun turun ke peringkat kedua klasemen pebalap dengan 63 poin.

Sementara itu, jagoan Ferrari, Charles Leclerc, membuntuti di posisi ketiga dengan raihan 49 angka.

Pada fase awal balapan F1 GP Jepang 2026, Russell sempat terlibat duel sengit dengan Piastri dalam perebutan posisi terdepan.

Namun strategi pit stop yang dilakukan sebelum keluarnya safety car membuat peluangnya untuk menang menghilang.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau