KOMPAS.com - Bek Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku sangat bersyukur bisa dipercaya pelatih John Herdman untuk membela skuad Garuda di FIFA Series 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus menampilkan yang terbaik bersama klub agar bisa kembali berkostum Timnas Indonesia di masa depan.
Dony Tri turut ambil bagian ketika Timnas Indonesia menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis serta Timnas Bulgaria di FIFA Series 2026 Jakarta.
Penggawa Persija Jakarta itu tampil sebagai starter ketika menghadapi Saint Kitts dan Nevis. Ia lalu masuk sebagai pengganti saat jumpa Bulgaria.
Kendati Indonesia gagal menjadi juara di FIFA Series 2026 Jakarta, penampilan Dony berhasil mencuri perhatian.
Baca juga: KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Di usianya yang masih 21 tahun, dia telah menunjukkan kapasitasnya untuk menjadi pemain masa depan skuad Garuda.
Pujian pun terlontar dari pelatih John Herdman dan rekan setim, salah satunya Calvin Verdonk.
Dony pun sejatinya tak menyangka bisa dipercaya oleh pelatih John Herdman untuk mengisi pos bek kiri.
Namun, dia bersyukur bisa dipercaya membela Timnas Indonesia. Pengalaman ini akan dijadikan motivasi untuk tampil semakin baik ke depannya.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Bisa masuk ke skuad itu bagi saya sudah luar biasa. Apalagi bisa bermain di dua pertandingan itu sangat luar biasa buat saya," kata Dony ketika ditemui di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
"Bisa bermain dengan pemain top dan pastinya itu akan menjadi motivasi saya untuk terus bekerja keras untuk ke depannya," jelas dia.
Bagi Dony, kesempatan membela timnas juga dijadikan sebagai ajang menimba ilmu. Pasalnya, dia bisa menyaksikan langsung para seniornya seperti Calvin Verdonk dan Nathan Tjoe-A-On.
Dony pun tak segan berdiskusi dengan mereka. Dia juga mendapatkan sejumlah saran dari para senior, salah satunya Calvin Verdonk.
"Banyak sih (sarannya) tentang pengalaman dia dan yang paling saya ingat pas sebelum lawan pertandingan pertama yang lawan Saint Kitts dan Nevis itu, dia memberikan masukan kepada saya untuk bermain percaya diri," ujar Dony.
"Bermain seperti di latihan aja, lepas saja, tidak perlu minder sama yang lain," tambahnya.
Baca juga: Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Lebih lanjut, Dony mengaku beruntung bisa berdiskusi dengan Verdonk yang memang menjadi panutannya di lapangan sebagai bek kiri.
"Jujur saja, sebelum saya masuk timnas, memang saya melihat Calvin Verdonk bermain sangat luar biasa di Timnas Indonesia. Dan ya menjadi idola saya," ucap Dony.
Menjawab harapan Verdonk yang ingin melihatnya bermain di Eropa, Dony pun menjawabnya dengan rendah hati.
"Saya sebagai pemain mungkin ya meng-amin-kan saja. Dan kembali lagi itu tergantung dari diri saya sendiri. Itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," ungkap Dony.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang