Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Ertiga Tuntaskan Merapah Trans Sumatera 2019

Kompas.com, 31 Agustus 2019, 20:02 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Suzuki Ertiga diciptakan untuk memudahkan mobilitas keluarga Indonesia dalam beraktifitas. Hal ini dibuktikan dari kelapangan kabin mobil, redaman suara, hingga kombinasi kaki-kaki yang menciptakan kenyamanan dan beragam fitur hiburannya.

Kendati demikian, ternyata Ertiga cukup tangguh untuk melintas di jalanan yang kurang ramah atau bukan jalan perkotaan, sebagaimana tim Kompas.com alami saat melakukan ekspedisi Merapah Trans Sumatera 2019.

Perjalanan Merapah kali ini sangat berbeda dari sebelumnya, tim melintasi dua ruas Tol Trans Sumatera yang belum diresmikan yakni ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Pematang Panggang-Kayu Agung. Sedikit-banyak masih ditemui jalanan bergelombang atau bumpy, berkrikil, serta terdapat alat konstruksi.

Baca juga: Menikmati Kabin Suzuki Ertiga Merapah Trans Sumatera

Suzuki Ertiga melintasi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dalam event Merapah Trans Sumatera 2019, Rabu (28/8/2019).                            Kristianto Purnomo/Kompas.com Suzuki Ertiga melintasi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dalam event Merapah Trans Sumatera 2019, Rabu (28/8/2019).

Tim juga sempat melintasi Jalan Lintas Sumatera yang cukup padat kendaraan besar dan sedikit berlubang sebelum kembali masuk ruas Palembang-Indralaya.

Tidak hanya memantau dan mengulik seputar kesiapan infrastruktur Tol Trans Sumatera saja, ekspedisi Merapah Trans Sumatera 2019 juga mengulas beberapa tempat wisata menarik yang ada. Tentu, kontur jalan makin beragam.

Suzuki Ertiga dan Baleno jadi kendaraan utama tim Merapah Trans Sumatera 2019KOMPAS.com/Kristianto Suzuki Ertiga dan Baleno jadi kendaraan utama tim Merapah Trans Sumatera 2019

Walau seperti itu, Ertiga masih sangat mumpuni untuk menunaikan perjalanan Merapah Trans Sumatera 2019. Mesin K15B, 4 silinder injeksi berkapasitas 1.462 cc, yang bisa menghembuskan tenaga sebesar 103 dk dan torsi maksimum 138 Nm berkerja baik. Mobil tak perlu ancang-ancang khusus untuk menerjang jalanan.

Tenaga putaran bawah yang disalurkan ke kaki-kaki untuk melangkah pun cukup mumpuni, terlebih ground clearance Ertiga sungguh pas untuk menyajikan kenyamanan dan keamanan berkendara. Tak ada kendala signifikan selama perjalanan baik di Tol, Lintas Sumatera, maupun di jalan menuju beberapa tempat wisata sekitar Tol Trans Sumatera seperti limbung atau kesulitan handling.

Baca juga: 5 Tips Berkendara Melintasi Trans Sumatera 2019


Terlebih, mobil yang digunakan tim sudah disematkan teknologi ESP (Electronic Stability Program) yang bisa mengoptimalkan pengendalian mobil dengan cara mendeteksi dan meminimalkan slip. Gejala understeer dan oversteer ketika berkendara tidak ditemui meski di satu titik, pengemudi harus berpindah jalur secara cepat karena ada alat konstruksi.

Fitur keamanan ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake force Distribution), dan BA (Brake Assist) juga menambah keamanan serta kenyamanan berkendara. Ketika melintasi jalanan berpasir maupun berbatu (krikil), kinerja rem tetap maksimal untuk menghentikan laju mobil tanpa ada upaya berlebih dari pengemudi.

Perjalanan tim Merapah Trans Sumatera 2019 KOMPAS.com/Roedrick Perjalanan tim Merapah Trans Sumatera 2019

Sebagai informasi, All New Suzuki Ertiga dan Suzuki Ertiga Sport yang kami gunakan masih dalam kondisi standar pabrikan. Tidak ada perubahan kaki-kaki, roda, serta lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau