Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hitung Konsumsi Listrik Alva N3 Dipakai Buat Harian

Kompas.com, 4 Februari 2026, 19:01 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Alva N3 jadi salah satu sepeda motor listrik yang dipertimbangkan untuk harian. Bukan cuma karena jarak tempuhnya yang memadai, tapi juga performanya terasa pas untuk kebutuhan komuter, terutama di kota besar seperti Jakarta.

Untuk membuktikannya, saya sengaja menjajal Alva N3 lewat rute yang cukup menantang, dari Bogor menuju Palmerah, Jakarta Pusat.

Total jaraknya sekitar 50 kilometer sekali jalan, sehingga perjalanan pulang-pergi mencapai kurang lebih 100 kilometer.

Baca juga: Rute Baru Transjabodetabek: Blok M- Bandara Soetta, Tarif Rp 3.500

Test ride motor listrik Alva N3KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test ride motor listrik Alva N3

Sepanjang perjalanan, saya mengendarai motor ini dengan gaya normal. Tidak terlalu pelan, tapi juga tidak memaksakan ngebut.

Mode berkendaranya pun saya ganti-ganti sesuai kebutuhan, mulai dari ECO saat lalu lintas padat, Urban untuk kondisi jalan yang lebih lancar, sampai Sport ketika butuh akselerasi lebih responsif.

Saat pengujian, kondisi jalan Jakarta seperti biasa yang padat dan sering macet. Ini penting, karena motor listrik sering kali diuji dalam kondisi ideal, padahal realitanya pengguna sehari-hari justru lebih sering terjebak stop and go di tengah kota.

Baca juga: Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi, Sorotan pada Faktor Manusia

Fasilitas Boost Charger milik AlvaKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Fasilitas Boost Charger milik Alva

Dari Bogor, rute yang saya ambil melewati Jalan Raya Bogor, Cibinong, Margonda, hingga Tanjung Barat. Setelah itu motor dibawa ke Pancoran, Semanggi, dan akhirnya kembali tiba di Palmerah.

Untuk rute pulangnya kurang lebih sama, hanya saja saya memilih jalur berbeda dari Palmerah lewat Permata Hijau, masuk Mayestik, Blok M, Kemang, Pejaten, hingga tembus Pasar Minggu.

Dari sana perjalanan dilanjutkan lagi menuju Margonda, Jalan Raya Bogor, dan berakhir di sekitar Jalan Alternatif Sentul.

Baca juga: Kemenperin Spil Roadmap Kendaraan Listrik di Indonesia 2023-2030

Test ride motor listrik Alva N3KOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride motor listrik Alva N3

Hasilnya cukup meyakinkan. Alva N3 sanggup melewati rute Bogor–Jakarta–Bogor dengan baik. Baterai yang masing-masing berkapasitas 1,8 kWh dan total 3,6 kWh miliknya bahkan masih menyisakan sisa range di bawah 10 Km setelah perjalanan panjang tersebut.

Pengisian daya dari kosong hingga penuh memakan waktu sekitar 5 sampai 6 jam. Menariknya, ketika baterai sudah mencapai 100 persen, sistem akan otomatis cut off, jadi tidak perlu khawatir overcharge.

Nah, bagian yang paling menarik adalah perhitungan biaya listriknya. Saya pun penasaran, sebenarnya berapa ongkos perjalanan Bogor–Jakarta–Bogor menggunakan Alva N3?

Baca juga: Hyundai Segera Rilis Santa Fe Terbaru

Test ride Alva N3KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test ride Alva N3

Jika memakai tarif listrik rumah tangga daya 2.200 VA sebesar Rp 1.445 per kWh, maka total biaya isi dua baterai (@ 1,8 kWh) hanya memakan biaya sekitar Rp 5.202.

Artinya, untuk perjalanan pulang-pergi sejauh hampir 100 kilometer, saya hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 5.000 sampai Rp 6.000 saja.

Buat saya, angka ini jadi salah satu bukti bahwa motor listrik seperti Alva N3 memang menawarkan efisiensi luar biasa untuk mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang rutin bepergian jarak menengah di area Jabodetabek.

Baca juga: Disebut Susah Klaim Ban Pecah, Ini Klarifikasi Astra Tol Cipali

Test ride Alva N3KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test ride Alva N3

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau