JAKARTA, KOMPAS.com – MotoGP Brasil 2026 menjadi seri kedua musim ini setelah jeda dua pekan, sekaligus melanjutkan persaingan ketat para pebalap papan atas sejak putaran pembuka. Duo Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin mendominasi jalannya balapan.
Di posisi ketiga ada Fabio Di Giannantonio yang sukses mengalahkan Marc Marquez dalam perebutan podium ketiga.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026), menghadirkan persaingan ketat sejak lap awal dengan komposisi start yang langsung memicu duel di barisan depan.
Baca juga: Menang Sprint MotoGP Brasil 2026, Posisi Klasemen Marc Marquez Naik
WE ARE GOOOOOO IN #MotoGP! ????
Bezzecchi leads the pack after a great start! ??#BrazilianGP ???????? pic.twitter.com/l10J3AWD0y
— MotoGP™???? (@MotoGP) March 22, 2026
Sesaat lampu start padam, Fabio Di Giannantonio yang memulai laga dari posisi terdepan langsung mendapat tekanan dari Marco Bezzecchi di posisi kedua, diikuti Marc Marquez pada posisi ketiga.
Memasuki tikungan pertama, Di Giannantonio sempat melebar. Momentum tersebut dimanfaatkan Marquez untuk naik ke posisi kedua, sementara Bezzecchi berhasil mengambil alih pimpinan lomba.
Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Ceko 2025Pada akhir lap pertama, Bezzecchi memimpin jalannya balapan, diikuti Di Giannantonio dan Marquez. Jorge Martin berada di posisi keempat, sementara Pedro Acosta mencatatkan start impresif dengan menembus posisi kelima.
Sebaliknya, Fabio Quartararo mengalami start kurang maksimal dan harus turun ke posisi ke-10. Ia tertinggal cukup jauh dari rombongan depan yang sudah mulai membentuk gap 1,859 detik.
Nasib kurang baik juga dialami Francesco Bagnaia yang tercecer hingga posisi ke-14 pada lap awal. Sementara Brad Binder dan Jack Miller keluar arena.
Baca juga: Asal-usul Nama Tyranno dan Alasan Indomobil Emotor Pilih Hub Drive
The Shark @37_pedroacosta is now into P4 ????#BrazilianGP ???????? pic.twitter.com/dUuPLeOWX4
— MotoGP™???? (@MotoGP) March 22, 2026
Memasuki lap keempat, Bezzecchi semakin nyaman memimpin dengan keunggulan lebih dari satu detik. Namun drama terjadi tak lama kemudian setelah Brad Binder terjatuh, menambah buruk akhir pekan KTM.
Tak berselang lama, Martin berhasil memperbaiki posisinya dengan menyalip Acosta dan naik ke posisi keempat.
Pada lap kelima, ritme Bezzecchi dan Martin menjadi yang paling kompetitif. Keduanya menjadi pembalap yang mampu mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 18 detik, sementara jarak di depan terus melebar hingga lebih dari 1,5 detik.
Persaingan sengit terjadi di belakang Bezzecchi. Di Giannantonio sempat mencoba menyalip Marquez di tikungan keempat. Manuver tersebut berhasil, namun keduanya melebar saat keluar tikungan.
Situasi itu langsung dimanfaatkan Martin yang menyelinap dan menyalip keduanya sekaligus, membuat perubahan posisi di barisan depan.
Pada lap kedelapan, Bezzecchi kembali meningkatkan ritmenya dengan catatan waktu di kisaran 1 menit 18 detik, cukup untuk menjaga jarak dari kejaran Martin di belakangnya.
Memasuki lap kesembilan, duel di barisan depan masih terbuka. Martin mampu memangkas selisih waktu meski hanya sekitar sepersepuluh detik dalam satu putaran.
Baca juga: Kapan Layanan SIM Buka Kembali? Simak Jadwalnya
It's an Aprilia 1-2 after @88jorgemartin sneaking through @fabiodiggia49 and @marcmarquez93 ????#BrazilianGP ???????? pic.twitter.com/rX6rFcI1ij
— MotoGP™???? (@MotoGP) March 22, 2026